:
:
News
Penambahan Kuota Jemaah Haji dari Saudi Diprioritaskan untuk Lansia

gomuslim.co.id – Menteri Agama (Menag) Lukman Hakim Saifuddin menyebut pemerintah telah memberikan prioritas alokasi khusus bagi calon jemaah haji Indonesia tahun ini yang sudah lanjut usia (Lansia). Lansia tersebut akan memenuhi kuota tambahan 10 ribu orang dari Kerajaan Arab Saudi. Hal itu ia sampaikan usai rapat kerja bersama Komisi VIII DPR RI bersama Kementerian Agama dan Badan Pengelolaan Keuangan Haji (BPKH) yang membahas anggaran terkait penambahan kuota haji Indonesia tahun 2019.

Lukman juga merinci tambahan kuota 10.000 jamaah haji itu akan dibagi secara proporsional untuk seluruh provinsi di Indonesia. Ia menyebut kuota setiap provinsi turut ditentukan berdasarkan penghitungan satu per mil dari jumlah populasi muslim dalam satu provinsi.

 

Baca juga:

Antisipasi Perubahan Kuota Haji, Kemenag Siapkan 125 Petugas Haji Tambahan

 

"Tentu karenanya antara satu provinsi dengan provinsi yang lain berbeda-beda, maka 10.000 tambahan kuota ini akan dibagikan didistribusikan dengan pendekatan proporsionalitas seperti tadi masing-masing kuota itu," kata Lukman.

Usai dibagikan secara proporsional ke masing-masing provinsi, Lukman merinci sebanyak 25 persen alokasi tambahan itu akan diberikan kepada calon jemaah haji lansia dan 25 persen untuk para pendamping calon jemaah haji lansia tersebut.

"Dan sisanya 50 persen itu diberikan kepada jamaah sesuai dengan daftar tunggu yang ada di masing-masing provinsi," kata dia.

Lukman turut menyatakan penambahan 10 ribu jamaah haji Indonesia itu diperuntukkan khusus bagi jamaah haji reguler.

"Karena itulah yang menjadi ketentuan sebagaimana yang kita lihat dalam sistem e-Hajj yang ada pada pemerintah Saudi Arabia," tutupnya. (nov/cnnindonesia)

 

Baca juga:

Kemenag Realisasi Penambahan Kuota Haji dari Arab Saudi

Responsive image
Other Article
Responsive image
gomuslim
Get it on the play store