:
:
News
Kepala Pusakeshaj Imbau Jemaah Haji Ikuti Pembinaan Kesehatan

gomuslim.co.id - Guna mempersiapkan kesehatan jemaah haji, Pusat Kesehatan Haji (Puskeshaj) Kementerian Kesehatan (Kemenkes) bersama Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Selatan  melakukan pembinaan kesehatan yang dihadiri 200 jemah yang akan diberangkatkan tahun 2019.

Kepala Pusakeshaj Eka Jusup Singka mengatakan, jemaah harus benar-benar mempersiapkan kesehatannya dengan menjaga kesehatan dan mau memeriksa kesehatannya. Agar menyiapkan kondisi kesehatannya secara serius.

“Menjaga dan memeriksa kesehatan penting, agar jemaah dapat menjalankan ibadahnya dengan lancar selama di Tanah Suci,” tandas Eka, Jumat (19/04/2019).

Terkait hal itu Eka menyarankan enam hal yang harus dilakukan jemaah. Pertama, jemaah diimbau membawa obat-obatan yang cocok atau merasa sesuai dengan penyakit yang dideritanya. Kedua, jemaah haji diimbau selalu mengecek kesehatan sebelum berangkat dan saat di Tanah Suci ke dokter kloter.

Ketiga, segera badalkan melontar jumrah bagi jemaah haji yang mengalami keterbatasan kesehatan.

 

Baca juga:

Angka Kematian Jemaah Haji Tahun Ini Berkurang, Begini Strategi Khusus dari Kerajaan Saudi

 

“Keempat, jemaah diimbau sering-sering minum air. Kelima, jemaah diharapkan selalu memakai payung dan masker ketika beraktivitas di tengah terik matahari. Dan keenam jangan paksakan kegiatan jika sakit," papar dia.

Pelaksanaan pembinaan kesehatan ini sesuai dengan Permenkes Nomor 15 Tahun 2016 tentang Istithaah Kesehatan Jemaah haji. Di dalam permenkes tersebut diatur bagaimana pola pembinaan kesehatan pada jemaah haji dilakukan.

“Adanya pembinaan kesehatan dilaksanakan untuk memperkuat kondisi kesehatan jemaah haji pasca pemeriksaan kesehatan. Dengan demikian, jemaah dapat melaksanakan ibadah haji dengan nyaman selama di Tanah Suci,” jelas Eka.

Eka menyarankan agar semua jemaah haji wajib diperiksa kesehatannya. Setelah itu, jemaah harus mengikuti pembinaan. Pembinaan kesehatan dilaksanakan pemerintah melalui Kemenkes dan Dinas Kesehatan Provinsi. 

Salah satu pola pembinaan kesehatan, lanjut Eka, adalah dengan melakukan penyuluhan kesehatan, latihan kebugaran dan pemeriksaan tes darah, termasuk pemeriksaan atau tes cepat kejiwaan bagi jemaah haji. (nat/dbs/foto:puskeshajpalembang)

Responsive image
Other Article
Responsive image