:
:
News
Mahasiswa STAIN Bengkalis Wakili Indonesia dalam Pertukaran Pemuda Antar Negara 2019

gomuslim.co.id – Ruzaini, mahasiswa Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Bengkalis lolos seleksi Pertukaran Pemuda Antar Negara (PPAN) program Singapore Indonesia Youth Leadership Exchange Programe (SIYLEP) Tahun 2019. Ruzani melewati berbagai tahap yang ketat untuk bisa lolos dalam ajang yang bergengsi di kalangan pemuda itu.

Tahapan ini dimulai dari seleksi administrasi berkas (20 Maret-2April) yang diikuti ratusan pelamar dan dinyatakan lulus 66 orang. Setelah administrasi berkas, langkah selanjutnya adalah pre seleksi (4 sampai 6 April) yang mengharuskan calon peserta untuk mempresentasikan community development di masyarakat. Selanjutkan, tahap seleksi (8 sampai 10 April) dan lolos 50 peserta untuk selanjutnya memasuki tahap karantina (12 sampai 15 April). Pada tahap karantina dipilihlah 4 peserta yang berhak mewakili Riau dan Indonesia dalam program PPAN.

“Syukur Alhamdulillah, satu impian yang tercapai diberikan kesempatan berharga setelah beberapa kali gagal dalam mencoba program PPAN,” kata Ruzaini.

 

Baca juga:

Belajar Sejarah Islam, Puluhan Pelajar dan Mahasiswa di Amerika Hadiri Islamic Engagement Week 2019

 

Kepada keduanya, Wakil Ketua Bidang Kemahasiswaan dan Kerjasama STAIN Bengkalis Wira Sugiarto mengucapkan tahniah dan harapannya.

“Atas nama seluruh civitas akademika STAIN Bengkalis, kami mengucapkan selamat. Semoga menjadi pengalaman yang luar biasa dalam menjalani dinamika kehidupan,” tuturnya.

Wira berharap apa yang dicapai Ruzani menjadi motivasi bagi mahasiswa lainnya untuk terus berkarya dan berprestasi. Pada saat yang sama akan mendorong pihak kampus untuk berupaya terus memfasilitasi aktivitas-aktivitas kemahasiswaan.

Untuk diketahui, Pertukaran Pemuda Antar Negara (PPAN) merupakan program unggulan dari Kementrian Negara Pemuda dan Olahraga (Kemenpora). Selain Ruzaini, peserta lainnya yang akan ikut PPAN adalah Rahmi Prayuda (Indonesia Malaysia Youth Exchange Program-IMYEP 2019), Najma Hayati Putri Zulkifli (Indonesia Korea Youth Exchange Program-IKYEP 2019), dan Luthfi Rahma Dina (The Ship for Southeast Asian and Japanese Youth Program-SSEAYP 2019). (nov/kemenag)

 

Baca juga:

Inspiratif, Ini Mahasiswa Difabel Berprestasi di UIN Sunan Kalijaga

Responsive image
Other Article