:
:
News
Kejati dan Mualaf Center Indonesia Fasilitasi Pengislaman 22 Warga Suku Anak Dalam di Jambi

gomuslim.co.id – Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jambi bersama Mualaf Center Indonesia Regional Jambi menginisiasi prosesi pengucapan dua kalimat syahadat (memeluk agama Islam) 22 orang warga Suku Anak Dalam (SAD). Para mualaf ini bermukim di Desa Padang Kelapo, Kecamatan Muarabulian, Kabupaten Batanghari.

Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Batanghari, Zaharaduin AK memimpin langsung prosesi pengucapan dua kalimat syahadat puluhan warga SAD ini pada, Kamis (11/4/2019). Turut hadir menyaksikan prosesi syahadat ini, Bupati Batanghari, Syahirsah.

Pengislaman warga SAD tersebut dilakukan di halaman kantor Kejaksaan Negeri Batanghari dalam rangka kunjungan kerja Kepala Kejaksaan Tinggi Jambi. Usai prosesi pengislaman warga SAD dilakukan, warga SAD tersebut diberikan bantuan berupa bibit tanaman, hewan peliharaan dan beberapa kebutuhan pokok lainnya. Harapannya bantuan yang diberikan kepada warga SAD tersebut dapat bermanfaat, terutama untuk menghidupi keluarganya, kata Syahirsah.

 

Baca juga:

181 Warga Suku Anak Dalam Jambi Memeluk Islam

 

“Usia warga suku anak dalam yang memeluk Islam cukup beragam, mulai dari usia 9 tahun hingga 48 tahun. Warga SAD tersebut berasal dari beberapa Kepala Keluarga (KK),” ujar Syahirsah di Jambi, Jumat (12/4/2019).

Adapun nama warga SAD tersebut diantaranya Muring, Neduh, Nembai, Candak, Ngulam, Nyutut, Melampir, Guyang, Ngukur, Merdam, Normal, Ngalu, Besawang, Tegu, Maris, Nyilat, Nginda, Nyelai, Bungo Suaro. Ngadem, Muasam dan Nganggul.

Syahirsah mengatakan, saat ini terdapat 715 KK warga SAD di daerah itu dengan jumlah 3.283 jiwa. Warga SAD tersebut tersebar di lima kecamatan dan sembilan desa yakni di Desa Muaro Singoan, Singkawang, Bungku, Pompa Air, Jebak, Hajran, Bulian Baru, Jangga dan Desa Padang Kelapo.

"Masing-masing warga SAD tersebut ada yang dipimpin oleh Temenggung dan ada yang dipimpin oleh ketua adat,” katanya. (njs/antara/galamedia)

 

Baca juga:

Wanita Inggris Ini Resmi Jadi Mualaf Pasca Penembakan di Masjid Christchurch New Zealand

Responsive image
Other Article
Responsive image
gomuslim
Get it on the play store