:
:
News
Siswa UEA Ini Ciptakan Dua Robot Ramah Lingkungan

gomuslim.co.id – Seorang pejuang ekologi muda telah menciptakan robot untuk membantu UEA menjadi lebih hijau. Ia juga membuat bot bersih unuk menjaga lingkungan laut dan lainnya dalam membantu meminimalkan tenaga manusia di bidang pertanian.

Sainath Manikandan, seorang siswa di GEMS United Indian School, membuat Marine Robot Cleaner (MBot Cleaner) dan Robot Pertanian (Agribot). Ia berharap pihak berwenang akan mengimplementasikan penemuannya dalam skala yang lebih besar. Misinya untuk membantu melindungi spesies laut dan petani yang bekerja di negara-negara panas seperti UEA.

MBot adalah robot prototipe yang dapat menghilangkan limbah mengambang dari air permukaan. Pada dasarnya, robot ini berbentuk seperti perahu dan dapat dioperasikan dari jarak jauh dengan kontrol radio.

MBot dijalankan dengan dua motor yang membantu perahu bergerak di dalam air. Tongkat es loli terpasang ke roda dan kemudian ke motor ketiga untuk mendorong limbah dari badan air ke keranjang penyimpanan.

"Panel surya juga dapat digunakan sebagai pengganti baterai. Meskipun proyek ini dapat secara masuk akal mengembalikan kemurnian air, namun itu bisa menjadi langkah awal yang diambil untuk menciptakan ekosistem yang lebih baik," ujarnya seperti dilansir dari publikasi Khaleejtimes, Kamis (11/4/2019).

Manikandan menjelaskan bahwa manusia hidup di planet biru, dengan lautan yang menutupi lebih dari 70 persen permukaan bumi. Lautan menghadirkan aneka makanan, mengatur iklim, dan menghasilkan sebagian besar oksigen yang dihirup.

“Lautan menghadapi ancaman sebagai akibat aktivitas manusia Setiap tahun, diperkirakan delapan juta ton sampah plastik berakhir di lautan dunia. Dengan mengembangkan robot ini dalam skala yang lebih besar, kita dapat mencoba melestarikan spesies laut dan lingkungan kita,” ungkapnya.

Sementara itu, AgriBot juga mesin yang juga ditenagai oleh panel surya, bukan baterai. Manikandan menyarankan agar drone digunakan bersama dengan robot ini untuk membantu dan mengendalikan proses penanaman benih di pertanian.

 

Baca juga:

Dengan Platform Ini, Warga UEA Bisa Beli Online Sembako Murah Selama Ramadhan

 

"Tujuan AgriBot adalah untuk membantu para petani di negara-negara panas seperti UEA. Ini dirancang untuk meminimalkan tenaga kerja petani, selain meningkatkan kecepatan dan ketepatan pekerjaan,” katanya.

Robot ini melakukan fungsi-fungsi dasar yang terlibat dalam pertanian, seperti membajak ladang, menabur benih, dan menutupi benih dengan tanah. Robot itu otonom dan menyediakan fasilitas untuk pergantian opsional sistem pembajakan bila diperlukan.

Berjuang untuk melindungi lingkungan telah menjadi hasrat bagi Manikandan. Ia terlibat dalam program ramah lingkungan. Manikandan merupakan duta Drop It Youth, duta Tunza Eco Generation, dan anggota aktif dari Emirates Environmental Group.

"Saya telah meluncurkan kampanye PEPC saya sendiri, di mana saya mengumpulkan kertas," sampah elektronik, plastik, dan kaleng untuk daur ulang. Daur ulang membantu lingkungan dalam banyak hal, karena melestarikan sumber daya kita, menghemat ruang TPA, mengurangi gas rumah kaca dan menghemat air dan energy,” tuturnya.

Tahun lalu, Manikandan telah mengumpulkan hampir 2.500 kg kertas dan 250kg plastik. Daur ulang hanya satu ton kertas dapat menghemat 17 pohon, 7.000 galon air, 380 galon minyak, 3,3 meter kubik ruang TPA, dan 4.000 kilowatt energi. (njs/khaleejtimes)

 

Baca juga:

Muslim Travelers, Kini Bagian Istana Presiden Qasr Al Watan Resmi Dibuka di Abu Dhabi

 

Responsive image
Other Article
Responsive image