:
:
News
Komisi Pengawas Haji Indonesia Awasi Pengadaan Barang dan Jasa

gomuslim.co.id - Dalam waktu dekat Komisi Pengawas Haji Indonesia (KPHI) akan mengontrol proses pengadaan barang dan jasa di Saudi.

Ketua KPHI Samidin Nasir mengatakan, meski Undang-undang Penyelenggaraan Ibadah Haji dan Umroh (UU PIHU) yang baru disahkan DPR dan Pemerintah tak menyertakan KPHI sebagai pengawas eksternal, KPHI akan menyelesaikan tugasnya paling tidak sampai UU PIHU ditandatangani presiden.

Pengawasan di lapangan, lanjut Samidin, terhadap pengadaan barang dan jasa merupakan hal yang pertama kalinya dilakukan KPHI. Tapi Focus Group Discussion (FGD) untuk mengkritsi berbagai pelayanan itu sudah rutin diselenggarakan.

"Kita akan berangkat habis pemilu mengecek proses pengadaan barang dan jasa," ujar Samidin, Jumat (05/04/2019).

Samidin mengatakan, pengadaan barang dan jasa sudah mulai. Dan biasanya memasuki bulan Mei proses kontrak dengan vendor-vendor barang dan jasa dimulai.

Pihaknya memastikan pengawasan terhadap proses pengadaan barang dan jasa merupakan salah satu tugas dan fungsi KPHI sebagai pengawas terhadap semua penyelenggaraan ibadah haji. Alasannya karena itu merupakan bagian dari tugas dan fungsi KPHI.

 

Baca juga:

KPHI Rekomendasi Prioritaskan Calon Jemaah Haji Usia Istimewa

 

“Selama ini KPHI memang belum masuk ke substansi mengawasi proses pengadaan barang dan jasa secara detail. Karena yang dilakukan oleh KPHI selama ini pengawasan sifatnya teknis secara umum,” tuturnya.

Karena itu, penyelenggaraan ibadah haji tahun 2019 ini, KPHI akan mengawasi terhadap proses pengadaan barang dan jasa. Tujuannya KPHI ingin melihat seperti apa petanya proses pengadaan barang dan jasa.

Meski demikian, dari hasil yang dicapai tingkat pelayanannya masih terjadi kekurangan penyalahgunaan.

“Belum bisa menyimpulkan masih banyaknya kekurangan dalam hal pelayanan terhadap jemaah haji ini apakan ada penyalahgunaan, adanya kelalaian atau ketidaktahuan penyelenggar itu sendiri,” tandasnya.

Dia mengaku, selama 5 tahun pihaknya masih fokus pada hal teknis pelayanan, itupun masih banyak sekali yang harus dibenahi. (nat/rep/dbs/foto:majalahnurani)

 

Responsive image
Other Article
Responsive image
gomuslim
Get it on the play store