:
:
News
Kementan Berikan Sejuta Ekor Ayam Kampung untuk Peternakan Santri

gomuslim.co.id – Kementerian Pertanian (Kementan) akan memberikan bantuan satu juta ekor ayam kampung untuk santri. Hal ini disampaikan langsung Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman dalam acara Rakernas dan Konsolidasi Tani dan Nelayan se-Indonesia bertajuk 'Budaya dan Inovasi Pertanian Berbasis Lingkungan Menuju Masyarakat 4.0' di Jakarta, Jakarta Pusat, Senin (1/4/2019).

Amran menambahkan, Kementan juga menyalurkan bantuan pakan, kandang, vaksin,  pendampingan untuk santri ketika beternak ayam. Kementan juga memberikan bantuan berupa bibit, benih, pupuk. Bantuan ini rencananya langsung akan disalurkan ke petani dan peternak di seluruh Indonesia.

"Ini ayam kami siapkan bantuan untuk santri. Ada ayam 1 juta ekor untuk santri. Semua lengkap untuk seluruh Indonesia kami siapkan saudara kami yang kurang. Bagi mereka yang dibawah garis kemiskinan yakni dengan penghasilan di bawah 1 juta, kami siapkan lebih 20 juta ekor," ujarnya.

Pada kesempatan yang sama, Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), Kyai Said Aqil Siroj, mengapresiasi kinerja Kementan dibawah pimpinan Andi Amran Sulaiman. Menurutnya, Mentan Amran sudah terbukti dan sudah teruji mampu menggebrak sektor pertanian menjadi lebih baik dalam meningkatkan hasil pertanian negara.

"Pak Amran sudah mati-matian membela petani dengan memberi berbagai bantuan bibit, benih dan traktor. Menurut saya baru kali ini ada menteri yang kinerjanya seperti itu," katanya.

Selain itu, Kyai Said Aqil memberikan apresiasi kepada Amran karena dianggap sosok menteri yang membela warga NU. Terutama karena membela santri muda yang tersebar di Pondok Pesantren (Ponpes) seluruh Indonesia.

"Baru kali ini warga NU mendapat perhatian dari Menteri. Dan Menterinya itu adalah Pak Amran. Sebelumnya tidak pernah ada perhatian. Padahal NU ini dibangun untuk mencintai tanah air dan yang paling dekat dengan kita adalah sektor pertanian," ungkapnya.

Untuk itu, Kyai Said berharap semua warga NU menyayangi dan memahami persoalan petani di pelosok Kota dan Desa. Warga NU juga diharapkan mau terjun langsung membantu petani melalui berbagai bantuan pemerintah.

"Mari kita sayangi petani kita dengan niat tulus. Insya Allah semua akan membawa dampak manfaat. Jadi, sayangi petani dan pahami apa yang jadi persoalan mereka," katanya.

 

Baca juga:

400 Santri di Madura Ikut Kompetensi Kelompok Santri Tani Milenial

 

Sementara itu, Ketua Bidang Ekonomi PBNU, Umar Syah mengatakan Amran adalah menteri pertama yang melibatkan organisasi kemasyarakatan dan keagamaan dalam membangun bangsa melalui sektor pertanian.

"Selama republik ini berdiri kita belum melihat adanya kehadiran negara yang mengayomi petani sejauh yang dilakukan Mentan Amran. Termasuk gebrakan Mentan dalam melibatkan organisasi sosial kemasyarakatan," katanya.

Untuk itu, melalui bantuan ini warga NU mampu membantu pemerintah dalam melakukan pengawasan terhadap siapa saja yang menyelewengkan semua bentuk bantuan.

"Jadi kami ingin memastikan bahwa seluruh bantuan dari pemerintah pusat aman samapai ke tangan yang tepat, tidak berkurang secara bobot maupun kualitas. Kami serius mengawasi bantuan ini," ujarnya.

Umar meminta Mentan Amran tidak menyerah pada keadaan, dimana banyak pihak yang merasa tidak suka dengan berbagai kebijakan pemerintah.

"Kepada siapapun yang bermain-main dengan pak Amran, maka akan berhadapan dengan kami. Karena kami selalu ada di samping pejabat yang berjuang untuk petani," tutupnya. (njs/jppn/dbs)

 

Baca juga:

Menkes: Santri Bisa Jadi Influencer untuk Edukasi Pencegahan TBC

 

Responsive image
Other Article
Responsive image