:
:
News
Kemenag Gagas Tiga Inovasi Gelaran Seleksi Tilawah Quran Nasional 2019

gomuslim.co.id – Kemenag akan kembali menggelar Seleksi Tilawatil Qur'an (STQ) Tingkat Nasional. STQ Nasional XXV ini yang akan berlangsung di Bumi Khatulistiwa, Kota Pontianak, Kalimantan Barat, 27 Juni hingga 6 Juli 2019 mendatang. Perhelatan akbar tersebut akan mengambil tema "Implementasi Nilai-Nilai Alquran untuk Kehidupan Berbangsa dan Bernegara yang Religius, Rukun, dan Damai",telah dirilis oleh Pemerintah Provinsi Kalimatan Barat, kemarin Kamis (28/03/2019) .

Dalam acara tersebut, Dirjen Bimas Islam Muhammadiyah Amin hadir mewakili menteri agama mengingatkan pentingnya inovasi dalam gelaran STQ. Amin menyampaikan setidaknya ada tiga inovasi dalam STQN 2019.

Pertama, STQ Nasional akan memanfaatkan teknologi informasi terkait pendaftaran melalui ginger print, penggunaan aplikasi e-Maqra hingga proses penjurian melalui aplikasi musabaqah sebagai bentuk adaptasi pada era digital.

 

Baca juga:

Kalbar Siap Jadi Tuan Rumah Seleksi Tilawatil Qur’an Nasional 2019

 

"Hal ini menunjukan bahwa syiar keagamaan tidaklah jumud atau mengalami stagnasi, akan tetapi selalu dinamis dan adaptif sesuai dengan perkembangan zaman," ujarnya.

Kedua, dalam penyelenggaraan STQ Nasional tahun ini juga telah dibuat Kode Etik Juri sebagai upaya menjaga kredibilitas pelaksanaan kegiatan, sekaligus kesucian momen yang berlabel Alquran.

"Saat ini masih berlangsung rekrutmen Dewan Hakim Nasional untuk memantapkan kualitas pelaksanaan musabaqah secara profesional dan transparan," tambahnya.

Inovasi ketiga, STQ Nasional menghadirkan berbagai layanan publik. Hal tersebut antara lain Layanan Konsultasi Syariah, Konsultasi Pernikahan dan Keluarga Sakinah, serta Layanan Konsultasi Zakat dan Wakaf.

"Kami berkomitmen untuk terus menghadirkan inovasi layanan publik bervisi masa depan yang akan direplikasi oleh seluruh satuan unit kerja Kementerian Agama di seluruh Indonesia," pungkas Dirjen.

Untuk diketahui, STQ akan melibatkan 830 orang, terdiri dari 680 peserta dari 34 provinsi, 75 orang Pengawas, Dewan Hakim, dan Panitera, 50 Peserta Pusat, dan 25 orang pendamping. (nov/kemenag)

 

Baca juga:

Inilah Qari Indonesia yang Ikut MTQ Internasional Tunisia

Responsive image
Other Article
Responsive image
gomuslim
Get it on the play store