:
:
News
Plt Gubernur Aceh Canangkan Wisata Sabang Masuk Daftar Destinasi Nasional Kemenpar

gomuslim.co.id - Sabang sebagai tempat wisata yang terkenal di Aceh dicanangkan Gubernur Aceh, Nova Iriansyah masuk dalam daftar destinasi nasional Indonesia. Hal ini disampaikan Nova kepada Menteri Pariwisata Arif Yahya, Plt (Pelaksana Tugas) Gubernur Aceh, Nova Iriansyah dalam acara peluncuran Calender of Event (CoE) 2019 Aceh di Gedung Sapta Pesona, Kementerian Pariwisata, Jumat (22/03/2019).

Pihaknya memohon kepada bapak menteri Arief Yahya agar 10 destinasi Nasional di Indonesia  ditambah satu yaitu Sabang.

“Kami minta dukungan Bapak Menteri untuk pembangunan pelabuhan dan bandara internasional agar ada akses ke Phuket, Langkawi, Andaman, dan bisa juga dari Sabang langsung ke Singapura,” ujar Nova.

Dalam hal ini, kekayaan alam, budaya, hingga wisata man made atau buatan manusia di Sabang sudah selayaknya semakin dikenal dunia. Selaras dengan hal itu, Nova juga memohon bantuan pemerintah pusat untuk membantu percepatan pembangunan pariwisata Aceh salah satunya dalam hal aksesbilitas.

“Antara lain penambahan rute penerbangan baru antara bandara Aceh dan Phuket, antara Sabang dan Phuket dan Banda Aceh ke Singapura. Kemudian pembangunan bandara komersil dan pelabuhan kota Sabang Ini sudah kami bicarakan dengan Kepala Staf Presiden dan pada dasarnya kami sudah mendapatkan goodwill dari Presiden,” lanjutnya.

 

Baca juga:

2nd Indonesia India Infrastructure Forum Sasar Wisata Halal Aceh

 

Mengenai hal ini, Arief sepakat jika Sabang merupakan kawasan yang pantas dikenal oleh dunia dan layak dijadikan sebagai destinasi nasional.

“Jadi kalau secara budaya kita positoningnya halal, kalau untuk alam enggak ada yang ngalahin, apalagi Sabang. Itu adalah pelabuhan alam terbaik di Indonesia. Diproyeksikan tahun ini saja ada 30 cruise bersandar di Sabang, kelas dunia. Jadi permasalahannya ada di akses,” tutur dia.

Dalam hal ini, Arief sepakat untuk mengupayakan penambahan rute baru di Aceh. Jika rute baru tersebut dibentuk, Kemenpar berjanji akan memberikan insentif.

Jika ada rute baru penerbangan, maka Kemenpar akan memberikan insentif. Jadi insentifnya kira-kira 50 persen dari harga tiket.

“Karena kalau pembukaan baru misalnya dari Aceh ke Phuket, dari Langkawi dan sebagainya, hampir 6 bulan pertama demand-nya masih kecil, jadi harus kita subsidi,” lanjut Menpar.

Dalam hal ini, tak hanya mengenai Sabang, Nova juga meminta pengembangan fasilitas Bandara Rembele agar pesawat berbadan lebar atau wide body dapat beroperasi di sana.

“Yang keempat kami juga berharap dukungan investasi seperti perhotelan dan restoran. Kami berharap ada fasilitas dari kementerian pariwisata dan pemerintah pusat untuk menarik investor untuk berinvestasi di Aceh,” tambah Nova.

Kemudian juga dukungan untuk kedatangan cruise atau kapal pesiar yang masuk melalui wilayah laut Sabang dengan dukungan promosi. (nat/kompas/dbs/foto:enciety.co)

Responsive image
Other Article
Responsive image
gomuslim
Get it on the play store