:
:
News
Mahasiswa UMM Raih Best Paper di Ajang Kompetisi Karya Tulis Jepang

gomuslim.co.id – Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) Ikuti perhelatan Karya Tulis yang di gelar Indonesian Student Association in Hokkaido (PPI-H) dengan mengusung tema 'Integrated Science for Improving Disaster Risk Management in Indonesia’. di Hokkaido University, Jepang pada 16-17 Maret 2019. Dari hasil kompetisi tersebut Mahasiswa UMM dapat meraih Best Paper

Ajang Internasional bagi mahasiswa Indonesia ini diikuti 420 penulis dan 150 paper. Diikuti kampus dari Indonesia lainnya, seperti UGM, ITB, dan UI. UMM menjadi satu-satunya perwakilan kampus swasta.

Pada tahap seleksi, tim UMM lolos sebagai 41 paper terbaik. Peserta dibagi ke dalam empat klaster yang masing-masing hanya diambil dua kategori yakni Best Paper dan Best Presenter. Tim UMM mengambil klaster Agrikultur dan Ketahanan Pangan.

Mahasiswa UMM Moh. Baihaki dan Siti Agus Tina (prodi Agroteknologi) serta Intar Yuan Anindita (Pendidikan Bahasa Inggris) mengangkat judul Potensi Natural Fitohormon sebagai Zat Perangsang Tumbuh Alami pada Tumbuhan di ajang tersebut.

 

Baca juga:

Ini Pesan Anggota Dewan Pertimbangan Presiden untuk Mahasiswa Muhammadiyah Malang


“UMM menjadi Best Paper. Sementara UGM menjadi Best Presenter,” ujar Intar selaku penyaji paper melalui keterangan resmi, Kamis (21/3).

Menurut Intar, Indonesia memliki kekayaan sumber daya alam yang baik. Namun ketika terjadi bencana, hal ini akan sangat merugikan sebagian besar penduduk yang berprofesi sebagai petani. Lahan rusak dan para petani akan kehilangan mata pencahariannya.

Melihat kondisi demikian, tim mengetahui ihwal kelebihan rangsangan fitohormon alami yang diberikan kepada tanaman buah naga. Rangsangan ini ternyata dapat membantu mengantisipasi efek buruk jangka panjang.

“Kami mengambil sampel buah naga karena bisa ditanam di lahan berpasir, berkerikil, tanah biasa hingga berbatu. Hal ini cocok dengan lahan yang habis terkena bencana. Ditambah lagi, buah naga mengandung banyak sekali gizi. Sangat cocok apalagi dengan tambahan fitohormon alami, percepatan tumbuh tanaman semakin baik,” ujar mahasiswa angkatan 2015 ini.

Setidaknya terdapat dua jenis fitohormon seperti sintetis dan alami. Fitohormon alami, kata Intar, jauh lebih aman karena bahan utamanya organik dan cocok dengan tumbuhan. Sementara fitohormon sintesis lebih membahayakan karena mengunakan bahan-bahan kimia dari pabrik dan memiliki dampak buruk ke depan.

"Penggunaan fitohormon alami membantu petani siap menghadapi segala kemungkinan," kata dia.

Ia mengungkapkan dengan hasil analisanya tersebut yang di tuang kedalam karya tulis, membuat dirinya dapat meraih Best Paper di Ajang Kompetisi Karya Tulis Jepang. “Alhamdulillah, kami dapat membawa nama baik Bangsa Indonesia,” pungkasnya. (hmz/release/muhammadiyah)

 

 

Baca juga:

Siswa SMA Muhammadiyah Yogyakarta Juarai Kompetisi International Folklore Festival ke-5 di Rusia

Responsive image
Other Article
Responsive image