:
:
News
MUI Jabar: Game PUBG Perlu Dipertimbangkan Terkait Fatwa Haram 

gomuslim.co.id - Pasca kejadian penembakan di dua masjid Selandia Baru yang menewaskan 50 orang Muslim, Majelis Ulama Indonesia (MUI) Jabar mempertimbangkan mengeluarkan fatwa haram mengenai game PlayerUnknown's Battlegrounds (PUBG).

Game yang tengah digandrumi masyarakat dunia termasuk Indonesia, disebut-sebut terinspirasi dari game berbasis online tersebut. Senjata yang digunakan para pelaku juga disebut mirip item di game PUBG.

Dalam game besutan Tancent Games itu mengharuskan seseorang bertahan hidup dengan berperang melawan orang lain menggunakan senjata. Bahkan, India sudah melarang anak dan remaja bermain PUBG karena dinilai mengandung aksi kekerasan serta berpengaruh bagi anak muda. Bahkan kepolisian India mengancam hukuman penjara bagi yang kedapatan main game tersebut.

 

Baca juga:

Erdogan Apresiasi Sikap PM New Zealand Rangkul Umat Muslim



Pihak MUI Jabar perlu mengkaji terlebih dahulu dampak-dampak dari bermain game online gawai dan komputer tersebut.

"Tentu kita harus teliti terlebih dahulu mengenai dampak dari game ini. Pada perinsipnya sesuatu yang memberi dampak negatif secara luas akan dilarang MUI. Apalagi, kata dia, sampai menstimulus seseorang untuk melakukan tindakan kejahatan, " papar Ketua MUI Jabar Rahmat Syafei.

Rahmat mengaku pihaknya belum melakukan fatwa. Tapi secara umum, lanjut Rahmat,  PUBG berdampak merusak, sehingga tidak boleh dimainkan.

“Akan kami pertimbangkan buat fatwa supaya perlu ada menutup jalan sebuah kejahatan," ujarnya. (nat/muijabar/dbs/foto:Gameplanet NZ)

 

Responsive image
Other Article
Responsive image