:
:
News
Ritel Wakaf ACT di Pesantren Al Aziziyah Lombok Berkembang Pesat

gomuslim.co.id – Ritel Wakaf di Pondok Pesantren Aziziyah, Lombok Barat, mulai menunjukkan perkembangan pesat sejak beroperasi selama tiga bulan. Salah satu pengelola Ritel Wakaf Pondok Pesantren Al Aziziyah, Ustaz Sidik, menyambut dengan positif kemajuan ini.

Menurutnya, kemajuan itu terlihat dari banyaknya pengunjung yang berbelanja di Ritel Wakaf Ponpes Al Aziziyah. Selain santri, banyak warga sekitar yang berbelanja di Ritel Wakaf yang ia kelola. Ustaz Sidik menyebut kemajuan ini menunjukkan bagaimana wakaf menggerakkan umat untuk membangun ekonomi yang hasilnya untuk kemaslahatan bersama.

“Luar biasa positif sekali dengan adanya Ritkaf (Ritel Wakaf) ini. Manfaat hasilnya (wakaf) sekarang terasa ke dalam pondok untuk keperluan umum pondok dan santri-santrinya. Ini kan membantu perkembangan umat juga. Jadi dari umat, untuk umat sendiri,” ujarnya baru-baru ini.

Berdiri sejak Desember 2018 lalu, Ritel Wakaf Ponpes Al Aziziyah melengkapi kehadiran swalayan di sekitar yang jaraknya agak jauh dari Pondok Pesantren dan tempat tinggal warga. Ustaz Sidik berpendapat, selain mudah dijangkau, manfaat wakafnya menjadi poin plus tersendiri bagi orang yang berbelanja di Ritel Wakaf.

“Kalau kita belanja di luar kan, sudah jauh, capek, kita hanya dapat barangnya saja. Kalau belanja di sini (Ritel Wakaf) sudah dekat, kita dapat poin wakafnya juga. Dan itu yang kita kejar sebenarnya,” ungkap Ustaz Sidik.

 

Baca juga:

ACT Atasi Krisi Air di Daerah Terpencil ini

 

Pengelolaan Ritel Wakaf Ponpes Al Aziziyah dimonitor secara berkala oleh Global Wakaf sebagai nazir. Ahmad selaku Penanggung Jawab Program Ritel Wakaf di Lombok menjelaskan, Ritel Wakaf Ponpes Al Aziziyah merupakan salah satu outlet yang memiliki pertumbuhan yang pesat.

Sementara untuk operasinya dilakukan oleh PT Hydro Perdana Retailindo sebagai pihak ahli. Mengenai pendapatan, Global Wakaf selaku pengelola, memiliki data kisaran untuk pendapatan kotor dari Ritel Wakaf di Pondok Pesantren Aziziyah.

“Pendapatan rata-rata per harinya saja sekitar 4 juta rupiah. Beda lagi jika hari Jumat, hari kunjungan orang tua santri. Pendapatan seharinya bisa mencapai 8 juta rupiah. Alhamdulillah, semoga hasil pengelolaan Ritel Wakaf ini bisa menopang Ponpes Al Aziziyah untuk merenovasi bangunan mereka,” terang Ahmad.

Pendirian Ritel Wakaf Ponpes Al Aziziyah, diakui Ustaz Sidik, memang untuk membantu renovasi bangunan ponpes yang rusak akibat gempa bumi pada Juli 2018 lalu. Ia bersyukur, hasil pengelolaan Ritel Wakaf selama tiga bulan terakhir bisa digunakan untuk renovasi ponpes secara bertahap. Ustaz Sidik berharap ke depannya Ritel Wakaf dapat berkembang dengan lebih baik, sehingga dapat menopang seutuhnya biaya renovasi Ponpes Al Aziziyah.

Kehadiran dari Ritel Wakaf sendiri salah satunya ditujukan untuk kembali membangun perekonomian lokasi-lokasi yang terimbas bencana, seperti Lombok. Program tersebut digulirkan dari pengelolaan dana wakaf. Adapun hasil pengelolaannya bermanfaat untuk mitra pengelola Ritel Wakaf, yang umumnya adalah komunitas masyarakat. Sebagian hasil pengelolaan Ritel Wakaf akan digunakan untuk pembangunan Ritel Wakaf di tempat lainnya. (njs/act)

 

Baca juga:

Ketua AASI: Wakaf Asuransi Syariah Punya Potensi Besar untuk Berkembang

Responsive image
Other Article
Responsive image