:
:
News
Pesantren Modern Jadi Incaran Orangtua Masa Kini

gomuslim.co.id - Pendidikan Islam di Indonesia mengalami pertumbuhan yang signifikan setiap tahunnya. Hal ini terlihat dari banyaknya pesantren yang dibuka dan bertambah dua kali lipat dari kuota yang disediakan di pesantren.

Pembina Yayasan Alumni Pesantren Islam Al Irsyad, ustadz Edi Suwanto saat ditemui gomuslim di JCC, Jakarta, Rabu (13/03/2019) mengatakan, saat ini pesantren bukan lagi menjadi alternatif sekolah, namun menjadi tujuan utama orang tua memberikan pendidikan Islami kepada anaknya.

“Kalau dulu pesantren identik dengan ‘anak bandel’ sekarang udah enggak lagi. Justru tren boarding school semakin diminati dan peminatnya membludak setiap tahun ajaran baru,” papar Edi.

 

Baca juga:

Al Irsyad Jakarta Gelar Musyawarah Bangkitkan Motivasi Generasi Muda

 

Seperti di Pesantren Al Irsyad, lanjut Edi, kuota 300 siswa yang disediakan seringkali pendaftar bisa mencapai 900 hingga 1000 pendaftar.

“Bahkan di Al Irsyad, mulai tahun ajaran baru bulan Juli, tapi pendaftaran udah ditutup dari bulan Januari, padahal biaya sekolahnya mahal. Tapi antusiasnya sangat tinggi,” kata Edi.

Dengan adanya pencapaian tersebut, hal ini menjadi bukti keberhasilan edukasi dan dakwah ulama tersampaikan. Artinya, kata Edi, para orang tua menjadi sadar untk menyekolahkan anak-anak mereka di sekolah Islam, dengan harapan akhlak dan akidahnya menjadi lebih baik.

Apalagi dengan adanya kondisi lingkungan dan pergaulan di masyarakat perkotaan yang lekat dengan narkoba, dan tindakan kriminal, sehingga membuat orang tua cenderung lebih percaya menyekolahkan anaknya di pesantren atau boarding school.

“Bahkan saat ini pesantren tidak hanya menjadikan lulusannya sebagai dai, atau ustadz. Tapi ada juga yang mengarah ke bidang kedokteran, seperti Pesantren Al Irsyad,” lanjut dia.

Berkembangnya ilmu pengetahuan dan ilmuan Muslim menjadi latar belakang tercetusnya konsep baru ini. Karena pada dasarnya negara-negara di Eropa, Amerika dan perkembangan ilmu pengetahuan berawal dari sumbangsih ilmuan Muslim, salah satunya Ibnu Sina atau ‘Aviccenia’ seorang filsuf, ilmuwan, dan dokter kelahiran Persia yang dikenal dengan "Bapak Kedokteran Modern." (nat/foto:nat)

 

 

Responsive image
Other Article
Responsive image
gomuslim
Get it on the play store