:
:
News
Masjid 99 Kubah Sulsel Mulai Beroperasi Ramadhan Tahun Ini

gomuslim.co.id – Masyarakat Sulawesi Selatan (Sulsel) sebentar lagi akan memiliki masjid besar dan megah. Masjid 99 Kubah yang ada di kawasan Centre Point Of Indonesia (CPI) tersebut diharapkan dapat digunakan untuk shalat tarawih pada bulan Ramadhan tahun ini.

Harapan ini disampaikan langsung oleh Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel) Nurdin Abdullah. Menurutnya, tahapan penyempurnaan bangunan masjid saat ini terhenti karena masih menunggu audit Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Sulsel.

Setelah audit selesai, ia berharap masyarakat bisa memanfatkan masjid yang didesain Gubernur Jawa Barat, M. Ridwan Kamil itu. “Harapan kita begitu. Makanya kita harus sempurnakan. Tadi BPKP sudah ketemu saya dan dia masih menunggu waktu sedikit lagi, karena ada tim ahli yang harus memberikan pendapat dan laporan secara lengkap,” ujarnya, Senin (11/3/2019).

Terkait pembangunan sendiri telah rampung 70 persen. Bahkan diklaim telah dapat digunakan untuk beribadah. Tetapi hingga Maret, Gubernur Sulsel belum memberi restu untuk pengoperasian masjid tersebut.

Dalam waktu dekat, Nurdin berencana meninjau langsung masjid 99 kubah demi memastikan apa saja kekurangan dari pembangunan rumah ibadah itu. “Nanti saya pergi tinjau, kapan kita bisa, terus apalagi yang kurang yang harus disempurnakan supaya Ramadan yang akan datang sudah bisa dimanfaatkan,” katanya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pengelolaan Sumber Daya Air, Cipta Karya dan Tata Ruang (PSDA-CKTR) Sulsel Andi Darmawan Bintang mengatakan, struktur bangunan masjid itu sudah dapat digunakan menjadi tempat ibadah. Sebab konstruksi 70% hanya menyisakan, lahan parkir, ruang kantor, 17 kubah, pelataran suci, dan satu menara adzan.

 

Baca juga:

Pemprov Sulawesi Selatan Segera Bangun Masjid 99 Kubah di Makassar

 

Menurutnya masih dibutuhkan sedikitnya Rp56 miliar untuk merampungkan semua perencanaan. Namun dikarenakan proses audit BPKP, pada APBD 2019, mesjid tersebut hanya disiapkan biaya pemeliharaan.

"Makanya kemarin kita minta dana sekitar Rp56 miliar untuk menyelesaikan 100% masjid. Namun karena masih harus diaudit, sehingga kita berharap kemungkinan di perubahan anggaran atau di anggaran pokok 2020," katanya.

Terlepas dari itu, masjid 99 Kubah mestinya telah dapat difungsikan untuk tempat ibadah. Hanya saja pihaknya menunggu hasil audit BPKP dan persetujuan Gubernur Sulsel. Proyek pembangunan masjid ini terhenti bersamaan dengan pembangunan Stadion Barombong yang telah mencapai 90 persen.

Hal demikian karena Pemprov Sulsel meminta BPKP melakukan audit semua bangunan termasuk Masjid 99 Kubah dan Stadion Barombong. Masjid 99 kubah ini sebelumnya telah disoft launcing oleh Gubernur sebelumnya Syahrul Yasin Limpo. (njs/sindo/tribun/foto:medcom)

 

Baca juga:

Kaltim Bisa Tiru Pengembangan Wisata Halal NTB dan Sulsel

Responsive image
Other Article
Responsive image