:
:
News
Ini Cerita Warga Muslim Hui yang Buka Restoran Halal di Kota Taipei

gomuslim.co.id – Jangan khawatir saat berwisata ke Taiwan. Karena saat ini, pemerintah Taiwan mulai gencar menghadirkan fasilitas ramah muslim seperti restoran halal. gomuslim berkesempatan mengunjungi Hui Guan Restaurant yang ada di Bade Road, Distrik Songshan, Kota Taipei beberapa waktu lalu.

Restoran yang menyajikan masakan khas dari Ningxia, Tiongkok ini memiliki karakteristik Muslim. Tampak dari luar, restoran ini seperti restoran biasa pada umumnya. Plang depan berlogo halal terlihat jelas dari sisi jalan. Masuk ke dalam, restoran dipenuhi banyak karya seni dekoratif Islami seperti kaligrafi, gambar masjid sampai petunjuk kiblat.

Pemilik restoran, Li Hai Rung mengatakan dirinya membuka restoran halal ini pada tahun 2005. Alasan utamanya membuka restoran halal karena dia sendiri merupakan seorang muslim keturunan Uighur. Dengan begitu, dia memberi kemudahan bagi wisatawan muslim yang ingin mencicipi masakan halal.  

“Taiwan itu bukan Negara Islam, jadi tidak banyak muslimnya. Saya buka restoran ini memang untuk orang-orang muslim yang kebanyakan pendatang, baik dari Arab, Indonesia, Malaysia, Prancis maupun Negara lainnya. Atau siapa pun yang mau cari dan mencoba makanan halal, ya di sini tempatnya,” ujarnya.

Selain turis, masyarakat lokal yang kebanyakan pemuda juga ada yang mencoba makan di restorannya. Bagi Li, membuka restoran halal di Taiwan cukup membutuhkan perjuangan. Karena harga setiap menu di restoran halal biasanya lebih mahal dari restoran lokal biasa.

“Mengapa mahal? Karena kita harus impor beberapa bahan bakunya. Misalnya daging halal, kita impor dari Australia yang kualitas produknya bagus,” katanya.

Berbeda dengan tempat asalnya, di Ningxia, semua makanan yang tersedia hampir semua halal. “Ningxia rata-rata penduduknya muslim. Jadi begitu keluar pintu, makanan halal semua. Berbeda kalau di sini, dapat bahan-bahan nya masih cukup sulit,” ucapnya.  

Li mengatakan, usaha restoran halal di Taiwan saat ini masih kurang begitu bagus karena harus bersaing dengan restoran umum harganya relatif lebih murah. Meski demikian, ia tetap yakin usahanya akan tetap berjalan mengingat jumlah kunjungan wisatawan muslim ke Taiwan terus bertambah.   

 

Baca juga:

Hari Kedua di Taiwan, Jelajah Taman Rekreasi EDA dan Festival Kebanggaan Formosa

 

“Kalau lagi sepi, dalam seminggu itu paling ada 50 orang. Tapi kebanyakan datang berkelompok. Dan kalau di sini, biasanya memesan menu special order. Makanan yang paling laku seperti sup kuning, telor orak arik. Nah kalau orang Asia Tenggara (Indonesia dan Malaysia) biasanya suka daging bakar, kebab dan sate,” jelasnya.

Di restoran ini, ada beberapa menu andalan diantaranya sup makanan laut, daging cincang goreng campur roti pita, ikan goreng gulung curd kacang, daging rebus domba khas Ningxia, kaki ayam cabai saus lada Sichuan, daging sapi rebus dengan tomat & kentang, ayam rebus dengan terong, dan tumis telur cabai. 

Jika mampir di restoran ini, anda juga bisa menumpang untuk melaksanakan shalat. Cukup minta izin ke pemilik restoran, nanti akan disiapkan sajadah dan peralatan shalat lainnya. (njs)

Lokasi Hui Guan Restaurant:

No.9, Alley 51, Lane 12, Bagian 3, Bade Road, Distrik Songshan Kota Taipei 105, Taiwan (ROC)

Tel: +886 2 2577 9851

Jam Operasi: 11:30 - 14:00, 17:30 - 21:30 (Selasa hingga Minggu, tutup pada hari Senin)

Dengan MRT: Bannan Line (Nankang Line), Stasiun Zhongxiao Dunhua, cukup berjalan kaki selama 10 menit

 

Baca juga:

Formasi 300 Drone Pukau Pengunjung di Penutupan Festival Lampion Taiwan 2019

Responsive image
Other Article
Responsive image