:
:
News
Tren Investing for Wedding Kini Digandrungi Gerenasi Milenial sebagai Mahar Menikah

gomuslim.co.id - Pengawas Pasar Modal di Otoritas Jasa Keuangan Sumatera Barat, Taufiq mengatakan trend mahar pernikahan berupa investasi saham ataupun reksadana mulai digandrumi pasangan milenial Sumatra Barat.

Hal ini menunjukkkan, kesadaran kaum milenial tentang pentingnya berinvestasi. Otoritas Jasa Keuangan sangat mendukung trend positif untuk sadar berinvestasi ini.

"Kekuatan fondasi ekonomi dan peningkatan pertumbuhan ekonomi suatu negara tidak terlepas nilai investasi ditanamkan," tutur Taufiq, Minggu (10/03/2019).

Salah satunya pasangan Teja dan Intan. Keduanya baru saja menikmati hari bahagia yang telah lama dinanti. Pasangan muda ini melangsungkan pernikahan di Aula Universitas Negeri Padang, Sabtu (09/03/2019).

Mahar pasangan tersebut adalah sembilan produk reksadana dan satu set kalung berlian.

Reksadana sendiri merupakan sarana/wadah investasi bagi sekumpulan investor yang dikelola oleh manajer investasi. Sembilan produk reksadana yang dibeli merupakan reksadana yang diterbitkan oleh sembilan aset manajemen yang berbeda.

"Reksadana yang kami pilih rata-rata berisikan komponen saham, karena semangat kami adalah semangat berinvestasi untuk generasi kami berikutnya serta kita mengetahui bahwa pasar modal Indonesia merupakan pasar yang memberikan keuntungan terbesar di dunia dalam 10 tahun terakhir," papar Teja.

Beberapa bulan terakhir, di Padang juga terdapat pasangan muda yang menikah dengan mahar saham Bank Mandiri (BMRI) dan ACE Hardware Indonesia (ACES). Tiga tahun lalu, terdapat juga pasangan Karyawan PT Semen Padang yang menikah dengan mahar Saham Semen Indonesia yang notabene merupakan Induk dari PT Semen Padang.

Taufiq menilai trend menikah dengan mahar saham menunjukka Literasi dan Inklusi Keuangan khususnya Pasar Modal di kalangan milenial semakin meningkat.

“Pasar modal Indonesia merupakan pasar yang memberikan keuntungan terbesar dalam 10 tahun terakhir,” pungkas Kepala Kantor Bursa Efek Indonesi,  Sumatra Barat, Early Saputra.

 

Baca juga:

Dua DPPK Ini Konversi Jadi Dana Pensiun Syariah Penuh

 

Jika dibandingkan negara lain, Indonesia menduduki peringkat pertama dalam memberikan keuntungan. Namun di sisi lain, rendahnya minat warga negara Indonesia sendiri membuat keuntungan tersebut diraup oleh investor asing.

“Adanya fakta tren menjadikan investasi sebagai mahar ini tentunya sangat membantu meningkatkan semangat berinvestasi di masyarakat. Agar penduduk Indonesia dapat mencicipi keuntungan berinvestasi di negeri sendiri,” sebut Early.

Dengan adanya keputusan menjadikan reksadana sebagai mahar, membuat pernikahan ini menjadi spesial dan unik dari biasanya. Karena umumnya mahar hanya berbentuk uang, emas dan seperangkat alat sholat.

“Pasangan yang ingin menikah, mungkin bisa meniru konsep Investing for Wedding dengan menikah memakai saham dan reksadana sebagai mahar,” ujarnya.

Saat ini pasar modal tidak lagi hanya dikenal sebagai sarana jual beli saham, tapi dengan makna yang lebih dalam, yaitu dengan pasar modal.

“Masyarakat bisa memiliki perusahaan- perusahaan yang tercatat di Bursa Efek Indonesia yang hasilnya bisa dinikmati generasi berikutnya,” tandasnya. (nat/ojksumbar/dbs/foto:ediginting)

 

Responsive image
Other Article