:
:
News
Ajak Jaga Jiwa Raga, Dompet Dhuafa Adakan Seminar Interaktif

gomuslim.co.id – Melihat fenomena stunting yang banyak terjadi di Indonesia, Dompet Dhuafa mengadakan seminar interaktif dengan tajuk, ‘Melahirkan Generasi Bebas Stunting dan Hamil Penuh Bahagia’. Kegiatan yang bertempat di Gedung Filantropi Pejaten, Jakarta Selatan ini banyak dihadiri keluarga muda yang sedang menyiapkan kehamilan.

Seminar ini mendatangkan dua pakar yaitu Sintha Utami, seorang dokter spesialis kandungan dan psikolog Adjie Santosoputro.

“Orang tua memiliki peran penting dalam pencegahan stunting tersebut. Berikan nutrisi yang tepat dan seimbang sebisa mungkin. Termasuk pemberian ASI, dimana ibu-ibu milenial sekarang sudah malas memberikan ASI eksklusif untuk anak,” terang Sintha Utami.

Baca juga:

Gunakan Metode Hipnotis, Puluhan Jamaah Ikuti Seminar Hafalan Alquran Dompet Dhuafa 

 

Lebih lanjut, Sinta menjelaskan tingkat kebahagian orang tua juga berpengaruh terhadap keadaan bayi dalam kandungan. Di mana, keadaan tersebut juga akan berpengaruh terhadap kondisi bayi ketika lahir nanti. Bukan hanya peran ibu untuk mengatur pola kebahagiaanya, peran ayah pun tak lepas, karena suasana rumah atau keluarga, dinilai saling mempengaruhi satu dengan yang lain.

Sementara, Adjie dalam pemaparannya mengatakan pentingnya keseharan ibu hamil.

“Untuk ibu hamil, perlu juga untuk menjaga kesehatan batin. Karena ini berdampak ke bayi. Bukan hanya ibu namun juga bapak, perlu menjaga kesehatan fisik dan batinya. Karena psikologis dalam satu rumah dan keluarga saling mempengaruhi,” terang Adjie Santosoputro.

Sebagai tips, Adjie memberi saran agar ibu hamil dapat bermeditasi dan menenangkan diri agar emosinya terjaga.

“Luangkan waktu untuk istirahat, dalam hal ini adalah istirahat pikiran dengan diam hening atau tafakur. Bahwa tidak ada yang kurang sama sekali dari kita. Penerimaan utuh pada diri sendiri itulah yang menyehatkan,” pungkas Adjie.

Untuk diketahui, stunting sering terjadi pada periode 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK), yaitu dihitung dari janin, hingga umur 23 bulan. Hal tersebut mengakibatkan pertumbuhan fisik biologis maupun mental anak terganggu. Sayangnya, UNICEF menobatkan Indonesia sebagai negara dengan kasus stunting tertinggi keempat didunia.

Tingkat kejadian stunting di Indonesia mencapai angka 36 % atau setara dengan 8,8 juta balita. Dengan angka tersebut, setidaknya ada satu dari tiga anak Indonesia mengalami stunting. Angka stunting Indonesia juga merupakan yang tertinggi di Asean. (nov/DompetDhuafa/foto:hellosehat)

 

Baca juga:

Jaga Transparansi dan Kredibilitas, Dompet Dhuafa Publikasikan Kinerja 

Responsive image
Other Article
Responsive image