:
:
News
Pelunasan Biaya Haji Bisa Lewat ATM dan Diwakili Keluarga

gomuslim.co.id - Kini pelunasan Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) sudah bisa melalui ATM. Setoran BPIH non-teller ini diharap memberi manfaat bagi jemaah.

Direktur Pelayanan Haji Dalam Negeri, Muhajirin Yanis mengatakan inovasi pelunasan BPIH non-teller (ATM, internet banking, mobile banking) sangat membantu jemaah yang mengalami kesulitan dalam proses pembayaran.

“Misalkan terkendala waktu maupun jarak,” ujar Yanis, seperti yang dilansir dari laman Kementerian Agama, Jumat (01/02/2019).

Pelunasan BPIH tidak harus dilakukan jemaah yang bersangkutan. Pihak keluarga dapat membantu pelunasan BPIH melalui rekeningnya.

"Pola pembayaran non-teller memungkinkan bagi anak yang akan membayarkan pelunasan BPIH orang tuanya dari tempat yang berbeda," kata Yanis.

Kepada para kepala bidang PHU, Yanis juga meminta untuk disiapkan berbagai hal menyangkut pelunasan BPIH. Dia menyebutkan bahwa penetapan jemaah haji berhak lunas BPIH tahun ini sudah diumumkan sejak 25 Februari 2019.

Khusus bagi provinsi yang membagi kuotanya menjadi kuota kabupaten/kota, Yanis mengingatkan bahwa jemaah berhak lunas BPIH belum dilakukan penetapan karena menunggu keputusan gubernur. Dia meminta para kepala bagian PHU dari provinsi yang belum selesai proses pembagian kuota kabupaten/kota segera menetapkan.

 

Baca juga:

Jelang Pelunasan BPIH, Bank Syariah Siapkan E-Channel



"Diharapkan dalam waktu dekat sudah selesai prosesnya," kata Yanis.

Sedangkan, jemaah yang pernah berhaji akan dikenai biaya visa progresif oleh pihak Arab Saudi. Besarnya biaya visa progresif sebesar 2.000 riyal, yang akan dibayarkan jemaah bersamaan dengan pelunasan BPIH. Arab Saudi juga berjanji akan menambah jumlah kantor VSF Tasheel di berbagai wilayah.

“Kebijakan Arab Saudi lainnya berupa rekam biometrik sebagai syarat penerbitan visa, kami memohon agar dipersiapkan dengan baik oleh bidang PHU,” tandas Yanis. (nat/dbs/foto:moneycontrol)

Responsive image
Other Article
Responsive image