:
:
News
ACT Bantu Perkampungan Muallaf di Sulsel

gomuslim.co.id – Perkampungan mualaf di kelurahan Betteng, Kecamatan Lembang, Kabupaten Pinrang, Sulawesi Selatan, menjadi heboh dan di kunjungi setelah viral karena keberadaanya yang di tengah bukit pegunungan yang rawan longsor dan kondisinya sangat memprihatinkan, serta tidak terpantau oleh Pemerintah setempat.

Berawal dari Relawan Aksi Cepat Tanggap (ACT) yang memviralkan kehidupan warga muallaf wilayah tersebut yang sangat memprihatinkan.

"Awalnya, kami hanya datang untuk meng-assestment potensi bencana longsor, ternyata kami mendapat laporan tentang keberadaan dan kondisi mereka yang memprihatinkan," kata Miftahul Jannah, relawan ACT, Selasa (19/2/2019)

Perkampungan muallaf dihuni sekitar 35 kepala keluarga yang dulunya sebagai pemeluk keyakinan Aluk Todolo, Suku Toraja. Pekerjaan masyarakat sebagian besar sebagai petani penggarap lahan milik orang lain dengan sistem bagi hasil dan sangat tidak menentu.

Pasca viralnya video ACT di media sosial terkait kehidupan perkampungan muallaf di Betteng Sulsel, banyak sekelompok masyarakat yang iba, sehingga saat ini, wilayah tersebut tidak ada hentinya dikunjungi.

Sejumlah bantuan terus mengalir. Tampak rombongan dari Pascasarjana Univeritas Muhammadiyah (Unismuh) Makassar Program Studi SD, Bahasa Indonesia, dan Bahasa Inggris. Juga dari Pengurus Provinsi International Offroad Federation (IOF) Polman, Sulawesi Barat, serta Forum Arimate Sulsel, dan dari Relawan Pelajar Indonesia.

 

Baca juga:

Berdayakan Mualaf Suku Tengger, BMH Salurkan Bantuan Modal Usaha Ternak


Wakil Dekan Fakultas Ilmu Keguruan dan Ilmu Pendidikan Unismuh Makassar, Syamsuriadi, yang memimpin langsung rombongan, mengatakan pihaknya membawa sejumlah bantuan tunai hasil penggalangan dari kolega para mahasiswa pascasarjana dan mitranya.

"Alhamdulillah, bantuan ini, yang tadinya untuk pembangunan masjid sebenarnya, tetapi karena bangunan masjidnya sudah ada yang tangani, maka akan digunakan untuk biaya pembuatan hunian warga bagi muallaf lainnya," katanya.

“Kita berikan kepada perkampungan muallaf Betteng karena kita baru mengetahui bahwa wilayah itu ada penghuninya, padahal setau kita, wilayah itu sangat rawan bencana. Selain itu kita lihat kondisi disana juga sangat memprihatinkan,” tambahnya.

Sementara itu, Sekretaris IOF Polman, Andi Patra Jaya Kuneng, yang datang dengan membawa empat unit mobil offroad yang memuat material pembangunan masjid, memang tujuannya untuk merampungkan kondisi fisik setelah sebelumnya datang mengecek apa-apa yang diperlukan.

“Saya berharap pemerintah dapat memperhatikan perkampungan muallaf ini. Ini masyarakat tidak terpantau sama sekali. Kalau saja mungkin ACT tidak menemukan perkampungan itu, mungkin sampai sekarang tidak terperhatikan dan sangan memprihatinkan,” ungkapnya.

Salah seorang muallaf warga Perkampungan Betteng, Muin (25), sangat berharap pemerintah setempat memperhatikan kehidupan mereka dengan ketersediaan infrastruktur untuk mendukung kelancaran transportasi seperti jembatan penghubung, pendidikan dan kesehatan. (hmz/gatra)

 

 

Baca juga:

Wisma Mualaf Bintaro Jadi Pusat Pembinaan Keislaman dan Penguatan Akidah

Responsive image
Other Article
Responsive image
gomuslim
Get it on the play store