:
:
News
Masya Allah, Puluhan Narapidana Ini Berhijrah dengan Hapus Tato

gomuslim.co.id - Puluhan narapidana di Lembaga Pemasyarakatan Kembangkuning di Pulau Nusakambangan, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah ramai-ramai menghapus tato sebagai bentuk semangat berhijrah.

Kepala seksie pembinaan Narapidana Lapas Kembangkuning Nusakembangan, Sudiro, mengatakan, hal tersebut murni atas inisiatif napi tanpa paksaan. Para napi berbondong-bondong mendaftarkan diri untuk menghilangkan tato dalam Gerakan Hapus Tato.

“Hijrah itu indah, kami tidak pernah memaksa, ini murni inisiatif WBP sendiri untuk ikut gerakan hapus tato," ujar Sudiro.

Ia mengungkapkan, gerakan hapus tato ini merupakan hasil kerjasama Islamic Medical Service (IMS) dan Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (DitjenPAS). Menurutnya gerakan ini dapat menjadi semangat baru bagi napi yang ingin berubah.

 

Baca juga:

IMS Bersama MTT Gelar Hapus Tato untuk Masyarakat Hijrah Bekasi


"Program ini sangat dinanti dan sangat berguna untuk memberikan motivasi, harapan dan suntikan semangat baru bagi WBP yang ingin berubah menjadi lebih baik," tutur Sudiro.

Sementara itu, IK sebagai salah satu narapidana menyatakan Gerakan Hapus Tato ini merupakan bentuk semangat berhijrah bagi dirinya. Ia mengaku bahagia karena menurutnya dengan menghapus tatonya ia akan kembali bersih dalam beribadah.

"Semangat berhijrah. Jika masih bisa, kelak kami juga pingin kembali dengan bersih memenuhi panggilan-Nya," ucap IK.

Dalam kegiatan hapus tato ini, Tidak sedikit pula dari pada narapidana yang mengaku menyesal karena tidak berfikir panjang saat memutuskan untuk memenuhi tubuhnya dengan tato.

TN salah satu Narapidana kasus pembunuhan yang masih harus menjalani masa pidananya selama 6 tahun lagi di Lapas Kembangkuning mengaku menyesal atas apa yang telah di perbuatnya.

"Saya takut kalau penebusan dosa ini, ibadah saya, tidak ada artinya di hadapan Allah hanya karena sebuah tato," ujarnya. 

Sementara itu, Direktur Islamic Medical Service, Imron Faizin yang ikut membantu gerakan hapus tato ini menyambut baik kesempatan tersebut. Dia berharap gerakan ini dapat menjadi motivasi untuk terus berhijrah.

"Ini kesempatan yang sangat baik. Kami juga merasa beruntung bisa ikut berpartisipasi membantu pembinaan WBP, bahkan memberikan suntikan semangat hijrah. Semoga ini menjadi jalan yang baik dan ibadah bagi kita semua," pungkasnya. (hmz/detik/foto:gomuslim)

 

Baca juga:

Begini Pengalaman Warga Bandung yang Ikut Program Hapus Tato dan Hijrah Massal

Responsive image
Other Article
Responsive image