:
:
News
Baznas Pastikan Metode Pengumpulan Zakat via Digital Mulai 2020

gomuslim.co.id – Zaman yang semakin digital, dimanfaatkan oleh Badan Amal Zakat Nasional (Baznas) dalam pengumpulan zakat, bahkan, Baznas menargetkan 30 persen pengumpulan zakat di tahun 2020 melalui saluran digital yang saat ini menjadi tren teknologi secara finansial masyarakat.

Direktur Utama Baznas, Arifin Purwakanantan mengatakan pertumbuhan teknologi finansial saat ini sangat pesat, sehingga Baznas dalam beberapa bulan terakhir menjalin kerjasama dengan sejumlah platfom fintech. Menurutnya, kemitraan dengan penyedia fintech, menjadi sebuah keharusan dimasa kini saat Smartphone dapat dijadikan sebagaui alat transaksi.

“Kami sudah merencanakan untuk bekerjasama dengan fintech sejak 2017 lalu. Kemudian, kita jalankan program tersebut pada 2018 lalu, kita dapat mengumpulkan zakat melalui jalur digital sebesar 2 persen, tahun ini kita targetkan di angka 15 persen, dan tahun 2020 insya Allah tembus di 30 persen,” ungkap Arifin.

Ia menyatakan, optimis pada target 30 persen pengumpulan zakat melalui media digital di tahun 2020, karena, katanya, perekonomian dunia akan masuk pada sistem dunia digital dikalangan pemuda millenial.

 

Baca juga:

Gandeng Masjid Istiqlal, Baznas Bangun Layanan Mualaf Center


“Sekarang, naik ojek saja bisa pesan pake hp kan, bayarnya juga langsung dari hp nya. Dunia akan masuk ke metode digital. Saya optimis, pemuda millenial akan bekerja dan akan menjadi pemberi zakat (Muzaki) akan terbantu dengan metode digital ini dalam membayar infaq dan zakat dari penghasilan mereka,” terangnya.

Dalam pengamatannya, Arifin menyatakan, Jepang yang sebagai negara maju, tidak banyak masyarakat di pelosok yang memiliki ponsel cerdas secara sporadis seperti di Indonesia. Sedangkan Indonesia, ponsel menjadi pendukung fintech yang sangat beragam.

“Dari barang yang harganya murah sampai mahal, semua digunakan dengan digital. Belum lagim menara pemancar signal juga terus dibangun sehingga jangkauannya semakin luas,” kata Arifin.

Sebagai informasi, Pemerintah saat ini juga terus menggencarkan promosi transaksi nontunai sehingga pertumbuhan fintech juga akan positif.

“Beberapa yang sudah nampak adalah saat ini di jalur jalan tol tidak lagi menggunakan uang tunai, akan tetapi “Emoney dst. Belum lagi, banyak provider juga memberikan banyak diskonan apabila menggunakan aplikasi mereka. Akan ada dorongan tertentu sehingga pencapaian fintech ini lebih besar,” pungkasnya. (hmz/baznas/foto:baznas)

 

 

Baca juga:

Baznas Salurkan 325 Juta Rupiah untuk Modal Usaha Pedagang Banjarnegara

Responsive image
Other Article
Responsive image
gomuslim
Get it on the play store