:
:
News
Ketua Asphurindo: Pasar Wisata Halal Indonesia Cukup Menjanjikan

gomuslim.co.id – Asosiasi Penyelenggara Haji Umroh dan In-Bound Indonesia (Asphurindo) siap menggarap 25 persen dari 10 juta pasar wisata halal tahun ini. Organisasi ini pun telah menyiapkan para anggota untuk menggarap sektor wisata halal sesuai dengan ruh Asphurindo yang selama ini berjalan.

Ketua Umum Asphurindo, Magnatis Chaidir mengatakan, pasar wisata halal tahun 2019 sangat menjanjikan. Berdasarkan data tahun 2018, tercatat ada 10 juta wisatawan dari sektor wisata halal. Pasar tersebut saat ini justru digarap oleh 500 travel yang mayoritas bukan travel muslim.

“Ini yang harus kita upayakan di Asphurindo, bagaimana penyelenggara muslim bisa mengambil pasar wisata halal yang sangat besar ini. Banyak yang nggak tau bahwa kalau kita bisa menghendel wisata halal. Misalnya ke Eropa Barat, Eropa Timur, Andalusia, Jordan, Aqsha, Palestina, Mesir, Jepang,” ujarnya di Jakarta beberapa waktu lalu.

Menurutnya, travel muslim seharusnya tidak hanya menggarap umrah dan haji saja, namun juga wisata muslim. “Kita sekarang harus memberikan knowledge kepada anggota bahwa dibanding umrah dan haji, ini juga pangsa pasar yang menjanjikan,” katanya.

Ia menuturkan, wisata halal mempunyai pangsa pasar yang lebih menarik di banding dengan umrah. “Jamaah umrah tahun 2018 lalu sekitar satu juta lebih, digarap oleh 1006 travel anggota BPW yang punya izin, bahkan ada lagi yang nggak punya izin. Jadi sebetulnya wisata halal ini yang menjanjikan,” papar Magnatis.

 

Baca juga:

Ini Alasan Wisata Halal Bakal Jadi Tren di Tahun 2019

 

Megnatis sendiri juga telah melakukan hitung-hitungan secara bisnis. Menurutnya, jika digarap dengan serius, keuntungan wisata halal bisa sama bahkan lebih daripada umrah karena banyak destinasi di dalamnya dan berlaku sepanjang tahun.

“Kalau umrah, ketika musim haji datang tidak ada umrah, selesai Idul Fitri umrah distop. Maka peluang wisata halal harus diambil oleh anggota Asphurindo dan anggota yang lain sebagai penyelenggara umrah dan haji bahwa ada potensi pasar yang bisa kita kembangkan bersama,” ungkapnya.

Asphurindo sendiri telah membuka Divisi Bisnis Center Asphurindo sebagai wadah bagi para anggota. “Ada yang punya kekuatan di hotel, kelebihan di tiket, kekuatan di transportasi, LA di Saudi, nah ini semua masuk dalam Divisi Bisnis Center Asphurindo, di mana setiap anggota bisa menjual dan membeli produknya di internal,” tutupnya. (njs/siaranindonesia/dbs)

 

Baca juga:

Aceh Seriusi Wisata Halal, Ini Peta Kawasannya

Responsive image
Other Article
Responsive image
gomuslim
Get it on the play store