:
:
News
Mantan Politisi Belanda Ini Temukan Islam Saat Menulis Buku

gomuslim.co.id – Banyak jalan seseorang menemukan hidayah. Salah satunya seperti mantan anggota partai sayap kanan Belanda, Joram van Klaveren. Ia memeluk masuk Islam, setelah menulis buku tentang agama yang tumbuh paling cepat.

Van Klaveren mengaku dirinya menemukan banyak hal tentang Islam selama menulis buku. "Selama menulis buku itu, saya menemukan semakin banyak hal yang membuat pandangan saya tentang Islam goyah," ujarnya kepada radio Belanda seperti dilansir dari publikasi Politico, Rabu (06/02/2019).

Dia adalah anggota parlemen untuk Partai Kebebasan (PVV) dari 2010 hingga 2014. Dia mengundurkan diri setelah pernyataan rasis pemimpin PVV Geert Wilders tentang orang Maroko dan mendirikan partainya sendiri, tetapi gagal memenangkan kursi dalam pemilihan nasional 2017, dan keluar dari politik.

Selama waktunya di partai paling kanan, ia memiliki pandangan keras tentang Islam, mengatakan "Islam adalah dusta" dan "Alquran adalah racun."

Ketika ditanya apakah dirinya merasa bersalah, Van Klaveren mengakui hal tersebut. Menurutnya, aksinya tersebut karena kebijakan PVV yang mengharuskan segala sesuatu yang salah harus dikaitkan dengan Islam, dengan satu atau cara lain.

 

Baca juga:

Viral Video Syahadat Artis Roger Danuarta, Ini Penjelasan Ketua Mualaf Center Indonesia

 

Konversi ke Islam, ia mengikuti jejak Arnoud Van Doorn, mantan anggota PVV lain yang masuk Islam pada April 2012. Van Doorn pun memuji van Klaveren di Twitter dengan mengatakan bahwa dia tidak pernah berpikir akan melihat begitu banyak orang yang bertobat dari bekas partainya.

Kedua politisi itu bukan satu-satunya anggota partai sayap kanan Eropa yang menemukan Islam. Maxence Buttey, seorang anggota dewan di pinggiran timur Paris Noisy-le-Grand, juga masuk Islam pada Januari 2016.

Ia mengirim pesan video ke sesama pejabat partai anti-imigrasi Front Nasional untuk memuji buku suci umat Islam, Alquran. Ia juga meminta mereka untuk bergabung dengannya.

Arthur Wagner, anggota lain dari partai sayap kanan Jerman, juga masuk Islam pada tahun 2018, meninggalkan posisinya di komite eksekutif nasional partai. (njs/politico/aboutislam)

 

Baca juga:

Warga Asli Meksiko Selatan Mulai Peluk Islam 

Responsive image
Other Article
Responsive image