:
:
News
Kemenag Akan Evaluasi Penyuluh Agama Jika Ikut Sebar Hoaks 

gomuslim.co.id – Gerakan moderasi beragama di Tanah Air terus digalakkan Kementerian Agama. Dirjen Bimas Islam, Muhammadiyah Amin mengajak penyuluh agama Islam (PAI) untuk ikut aktif dalam gerakan ini.

Terkait hal ini, Muhammadiyah Amin mengingatkan PAI agar tidak ikut menyebar hoaks dan informasi yang mengandung ujaran kebencian. Ia menegaskan akan melakukan tindakan tegas dan mengevaluasi PAI jika terbukti menyebarkan hoaks.  

"Dengan semangat menguatkan moderasi beragama ini, jika ada penyuluh yang ikut menyebarkan hoax misalnya, atau ujaran kebencian, memprovokasi, dan sebagainya, akan kita evaluasi, lalu kita lakukan perekrutan ulang," ujarnya di Jakarta, Kamis (24/01/2019).

Lebih lanjut, ia menuturkan pihaknya sudah mengirim surat kepada Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama di seluruh Indonesia agar melakukan evaluasi atas kinerja penyuluh. Apalagi, Kemenag juga sudah menerbitkan Keputusan Menteri Agama (KMA) Nomor 10 Tahun 2019 yang mengatur kenaikan besaran honorarium bagi penyuluh agama yang semula sebesar Rp 500 ribu menjadi satu juta rupiah.

 

Baca juga:

Menag Pastikan Gaji Penyuluh Agama Islam Non PNS Naik

 

"Ini tidak berkaitan dengan tendensi politik, tetapi tentang hoaks, ujaran kebencian, dan provokasi. Keberadaan penyuluh agama harus berfungsi meredam dan mendamaikan suasana," ujar pria yang juga pernah menjabat sebagai Rektor IAIN Sultan Amai Gorontalo itu.

Rapat Kerja Nasional Kementerian Agama Tahun 2019 digelar di Hotel Shangri-La, Jakarta. Rakernas yang diikuti seluruh pejabat Eselon I dan II di tingkat pusat dan daerah ini berlangsung tiga hari, 23 sampai 25 Januari 2019.

Selain mendiskusikan dan merumuskan sejumlah program, Rakernas juga menghadirkan narasumber berkompeten, di antaranya Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati, peneliti dan motivator nasional Rhenald Kasali, guru besar UIN Syarif Hidayatullah Azyumardi Azra, serta Inayah Wahid. (njs/kemenag)

 

Baca juga:

Menag: Perbedaan Bukan untuk Memecah Belah

Responsive image
Other Article
Responsive image