:
:
News
Jadi Ketua G77, Mahmoud Abbas Komitmen Lindungi Kepentingan Palestina

gomuslim.co.id - Presiden Palestina Mahmoud Abbas pada Selasa (15/01/2019) berikrar bahwa setelah memangku jabatan Ketua Kelompok 77 (G77) dan China di  Markas PBB di New York akan melindungi kepentingan kelompok tersebut.

"Kami meyakinkan Anda semua bahwa Negara Palestina, dalam mewakili G77 dan China mengenai semua masalah yang berkaitan dengan agenda Kelompok, akan menelusuri jalan yang ditapaki oleh para ketua sebelum saya, dan akan berjuang untuk menggolkan warisan dan tradisi Kelompok kita dalam penanganan tantangan di hadapan kita untuk mewujudkan kemajuan dan kemakmuran buat negara dan rakyat kita," kata Abbas setelah memangku jabatan kedua blok terbesar di PBB itu, sebagaimana dikutip Kantor Berita Palestina, WAFA pada Rabu pagi.



Baca juga:

Bantu Rakyat Palestina, Baznas Kirim Obat-obatan ke Gaza Camp Yordania



"Kami akan mencurahkan upaya kami untuk melindungi kepentingan Kelompok dalam semua komponen geografis, yang dibimbing oleh prinsip persatuan dalam keragaman, termasuk Afrika, dan dengan perhatian yang diperlukan buat Negara Kurang Maju, Negara Berkembang Pulau Kecil, Negara Berpenghasilan Menengah, serta rakyat yang berada di bawah koloni dan pendudukan asing, untuk menjamin agar tak seorang pun tertinggal," kata presiden Palestina tersebut.

Presiden Abbas mengatakan perdamaian di Timur Tengah akan sangat meningkatkan pembangunan yang stabil dan berkelanjutan di semua negara di wilayah itu. Ia menuding bahwa kolonisasi Israel dan pendudukan atas Palestina merusak pembangunan di wilayah tersebut.

"Terwujudnya perdamaian dan keamanan di Timur Tengah akan secara mencolok meningkatkan kesempatan bagi terwujudnya pembangunan yang stabil dan berkelanjutan bagi semua negara di wilayah itu," katanya.

"Namun, sangat disesalkanbahwa  kolonisasi Israel yang berlanjut merusak pembangunan kami dan kemampuan bagi kerja sama dan koordinasi serta menghalangi kerekatan pembangunan masa depan buat semua bangsa di wilayah tersebut," tambah Abbas.

Untuk diketahui, G77 adalah sebuah badan kumpulan dari sepertiga negara anggota PBB, berdiri pada Juni 1964. Lembaga ini memiliki misi menyampaikan suara anggota sebelum 193 anggota Majelis Umum PBB membuat keputusan tertinggi di PBB.

Meskipun bukan menjadi anggota sepenuhnya PBB, Palestina diakui oleh 136 anggota PBB dan sejak 2012 memiliki status non-anggota negara pengamat. (nvi/wafa/antaranews)

 

Baca juga:

Ini Hasil Pertemuan Presiden Palestina dengan Sekjen PBB Antonio Gutters

Responsive image
Other Article
Responsive image