:
:
News
MUI Papua Barat: Dai yang Dikirim ke Papua Barat Harus Mau Berjihad dengan Keterbatasan

gomuslim.co.id - Dalam rangka melaksanakan program Indonesia Berkhidmat di pedalaman Papua. Komisi Dakwah dan Pengembangan Masyarakat Majelis Ulama Indonesia (MUI) akan mengirim dai ke MUI Provinsi Papua Barat.

MUI Papua Barat membutuhkan dai yang mau berjihad dan berjuang dengan segala keterbatasan di tanah Papua. Ketua MUI Provinsi Papua Barat, Ustadz Ahmad Nausrau mengatakan, Papua membutuhkan dai yang mau berjuang di pelosok dengan segala keterbatasan. Sebab kondisi geografis di tanah Papua berbeda dengan daerah lainnya. Jadi dai yang dikirim ke kampung-kampung butuh ketahanan dan kesabaran.

"Kampung itu ada di pelosok jauh dari perkotaan, untuk ke sana tidak mudah harus lewat laut, jalan kaki dan kondisi alam serta kultur masyarakat menjadi tantangan, harapannya dai bisa sabar untuk kerja keras perbaiki kultur masyarakat," tutur Ustadz Ahmad, Selasa (15/01/2019).

Papua membutuhkan dai yang mau ditempatkan di kampung yang terisolir. Mungkin di sana akan kesulitan menggunakan telepon karena tidak ada jaringan komunikasi. Karena itu, MUI Papua Barat mengharapkan dai yang mau prihatin, berjihad dan memahami kondisi di Papua.

Ia menyampaikan, umat Islam di kampung-kampung banyak yang masih awam dengan Islam. Bahkan banyak yang belum bisa membaca dan menulis Alquran. Karenanya, MUI Papua Barat sedang menggalakan program pemberantasan buta aksara Alquran. Program tersebut disinergikan dengan program Indonesia Berkhidmat MUI Pusat.

 

Baca juga:

Raja Ampat Jadi Tuan Rumah Rakernas MUI

 

"Jadi dai-dai itu akan ditempatkan di kampung-kampung yang betul-betul tidak memiliki dai dan masyarakatnya membutuhkan dai," ujarnya.

Sementara, dai-dai tersebut akan menjadi imam di masjid dan mengajari anak-anak membaca dan menulis Alquran. Para dai juga akan mengajari tentang ilmu fikih kepada bapak-bapak dan ibu-ibu di sana. Supaya mereka paham ilmu sholat dan lain sebagainya.

“Sangat berharap para dai juga bisa menjadi guru bagi anak-anak Papua. Supaya anak-anak Papua bisa belajar membaca dan menulis,” pungkas Ustadz Ahmad.

Biasanya di kampung-kampung minim guru, maka para dai diharapkan bisa mengisi kekosongan guru.

"Ini medan jihad, ini medan dakwah, insya Allah pahalanya dilipatgandakan oleh Allah SWT, semakin berat medannya tentu semakin besar pahala dan kebaikannya," pungkasnya. (nat/rep/dbs/foto:tribunnews)

 

Responsive image
Other Article
gomuslim
Get it on the play store