:
:
News
Pimpinan Dayah Mini Aceh Minta Pemerintah Galakkan Baca Tulis Arab Melayu

gomuslim.co.id - Pimpinan Dayah Mini Aceh, Tgk Umar Rafsanjani meminta pemerintah Aceh untuk terus menggalakkan kembali tulisan Arab Melayu. Hal ini sebagai salah satu upaya meningkatkan syiar Islam di kalangan masyarakat.

"Salah satu langkah pertama adalah dengan mewajibkan seluruh instansi pemerintah, swasta dan tempat usaha untuk menuliskan nomenklaturnya dengan menyertakan tulisan Arab Melayu," ujarnya, Senin (14/1/2019).

Umar menyebut menulis dan membaca Arab Melayu perlu digalakkan di masyarakat Aceh. Menurutnya, hal tersebut menjadi sebuah identitas bagi daerah yang sedang melaksanakan Syariat Islam. "Tafsir Alquran Arab Melayu pertama merupakan karya ulama besar Aceh yakni Syekh Abdul Rauf atau Syiah Kuala dan tafsir tersebut menjadi referensi ulama nusantara," ujarnya.

Ia menambahkan, apa yang telah diukir oleh orang-orang terdahulu harus mampu digalakkan kembali dan dibangkitkan lagi sehingga identitas Aceh tersebut dapat dijaga secara turun temurun. Umar menyarankan kegiatan baca tulis Arab Melayu juga masuk dalam kurikulum pendidikan di Aceh untuk berbagai jenjang pendidikan.

"Pengajaran tulis dan membaca Arab Melayu ini juga bagian membekali para generasi Aceh agar mampu dan memahami dengan baik terhadap ilmu-ilmu agama dengan menggunakan bahasa Arab Melayu," katanya.

 

Baca juga:

Pikat Wisatawan Asing, Pemkot Banda Aceh Ajak Kerjasama Investor Singapura

 

Umar menilai tulisan dan membaca Arab Melayu kian luntur di provinsi berpenduduk sekitar lima juta jiwa itu sehingga dirinya meminta agar Pemerintah Aceh khususnya dan kabupaten/kota umumnya dapat menggalakkan kembali dalam kehidupan bermasyarakat.

Sementara itu, Kepala Perum LKBN Antara Biro Aceh, Azhari juga mendukung terhadap usulan menggalakkan tulisan dan membaca Arab Melayu terutama pada nomenklatur kantor pemerintah, swasta dan tempat usaha yang ada di seluruh kabupaten/kota di Aceh.

"Ini merupakan sebuah identintas Aceh yang nantinya juga akan berdampak positif untuk menjaring wisatawan dari negara-negara muslim untuk berkunjung ke sini," katanya. (njs/antara/foto:tribunpontianak)

 

Baca juga:

Aceh Peringati 14 Tahun Tsunami di Masjid Tgk Mahraja Gurah 

Responsive image
Other Article
Responsive image
gomuslim
Get it on the play store