:
:
News
Mukisi Optimis Bangun Wisata Halal Medis di Indonesia

gomuslim.co.id – Majelis Upaya Kesehatan Islam Seluruh Indonesia (Mukisi) optimis menjadikan Indonesia sebagai salah satu tujuan wisata halal medis. Rumah Sakit (RS) Syariah menjadi brand awal untuk tercapainya wisata tersebut.

Sekertaris Mukisi, Burhanuddin Hamis Darmadji, mengatakan, sejatinya Indonesia adalah tempat wisata halal yang berpotensi. Katanya, yang menjadi tantangan saat ini yaitu membangun kolaborasi dengan berbagai pihak lintas profesi untuk membangun platform industri.

“Ini menjadi tantangan untuk kami untuk mencari relasi antar lintas profesi untuk bersama membangun platform,” ujar Burhanuddin di lansir republika.co.id, senin (14/1/2019).

Ia menyatakan, Dewan Syariah Nasional (DSN) Majelis Ulama Indonesia (MUI) sudah di akui secara Internasional. Selain itu, DSN MUI juga berpotensi memperkuat kerjasama untuk membentuk sertifikasi Rumah Sakit secara syariah di Indonesia.

“Sertifikasi RS Syariah ini pertama di Indonesia,” ungkap Burhanuddin.

Menurutnya, saat ini Mukisi sedang memproses sertifikasi 31 RS. Ia mengaku, akan mendampingi persiapan RS hingga mendapatkan penilaian tim DSN MUI.

"Rumah sakit yang tersertifikasi berasal dari RS Swasta, RSUD Pemerintah & RS milik BUMN," katanya.

Burhanuddin menyatakan, untuk membangun jaringan yang meluas, maka perlu diperjelas bagaimana agar tarif bisa kompetitif. Sementara itu, pajak alat kesehatan dikategorikan sebagai barang mewah.

 

Baca juga:

Jalani Survei Sertifikasi RS Syariah, RSUD Meuraxa Aceh Dapat Nilai 100


Contoh lain adalah infrastruktur transportasi. Jika dibandingkan negara tetangga, Indonesia masih belum terintegrasi. Burhanuddin mengatakan Mukisi memang belum memiliki dan menyusun data potensi wisata halal medis Indonesia, namun untuk pelayanan medis rata-rata sudah terstandarisasi.

"Jika akan menyusun peta itu perlu kolaborasi dengan pariwisata, sekarang kami fokus dulu memperbanyak jaringan RS Syariahnya," kata dia. 

Sementara itu, Ketua tim percepatan wisata halal Kementerian Pariwisata, Riyanto Sofyan membenarkan potensi wisata halal medis di Indonesia sangat besar.

“Indonesia kayak akan wisata, jenisnya termasuk wisata halal yang memang sengaja dibentuk seperti wisata alam dan wisata budaya,” terang Riyanto

Riyanto menyatakan optimis akan wisata halal media yang akan terbangun walau dengan upaya yang keras dalam mewujudkannya.

Selain itu katanya, makanan halal hingga kebutuhan rekreasi akan menjadi salah satu pusat konsentrasi yang akan terbangung pada titik pusat wisata halal medis tersebut. (hmz/republika/dbs:foto:kaskus)

 

Baca juga:

RSUD Kota Tangerang Masuk Tahapan Survei Rumah Sakit Syariah pada Desember 2018

Responsive image
Other Article
Responsive image
gomuslim
Get it on the play store