:
:
News
Ponpes Salafi Assogiri Berdayakan Anak Putus Sekolah dengan Belajar Gratis

gomuslim.co.id - Pondok Pesantren (Ponpes) Salafi Assogiri, di Jalan K.H Mas Mansyur, RT/RW.10/02. Gang H. Misar, Kampung Mede, Kelurahan Bekasi Jaya, Kecamatan Bekasi Timur, Kota Bekasi, Jawa Barat (Jabar), terus berkonsentrasi membentuk karakter anak dengan mengajarkan akhlakul karimah.

Keberadaan Pesantren Assogiri terbilang baru, tetapi jumlah santri sudah mencapai 150 orang, untuk membaca Qur’an dan Hadist. Berdirinya pesantren di khususkan untuk siswa belajar agama Islam, tidak ada sekolah formal.

"Pondok pesantren Salafi Assogiri ini, juga fokus memberdayakan orang putus sekolah. Anak yang terlantar karena putus sekolah. tidak ketinggalan juga Yatim Piatu. yang penting di sini anak itu punya keingin untuk mengaji," jelas Heru Prayitna selaku penasehat juga sebagai Sekertaris Pembangunan Pondok Pesantren Salafi Assogiri, kepada gomuslim, Jumat (04/01/2019)

Heru Paryitna penasehat juga sebagai Sekretaris Pembangunan Pondok Pesantren Salafi Assogiri

Ia mengatakan, dari jumlah santri mencapai 150 orang, hanya lima belas anak yang mondok. Lainnya pulang pergi untuk mengaji. Bagi mereka yang mau mengaji dan mondok akan digratiskan dari makan sampai uang jajan ditanggung pihak pesantren.

Untuk diketahui, Pesantren Salafi Assogiri, dibangun melalui dana pribadi Kiai Ahmad Masadi, pada akhir 2016. Sebelumnya, pondok tersebut adalah lembaga majelis taklim. Tetapi sudah ada santri yang dikontrakkan oleh kiai.

“Akhir tahun 2016, ada warga yang mewakaf tanah untuk dibangun pesantren seluas 209 meter persegi. Pembangunan awal hanya modal Rp30 juta uang pribadi kiai, untuk bangun asrama,” ujar Heru.

Selanjutnya, pengembangan dilakukan secara swadaya dari masyarakat dan bantuan lain. Katanya, Tahun lalu Pesantren Salafi Assogiri menerima bantuan dari Kementerian Agama (Kemenag) Kota Bekasi sebesar Rp.85 juta ditambah sumbangan dari Baznas Rp.10 juta.

Setiap bulan, Pondok Pesantren Assogiri menggelar pengajian rutin. Untuk itu, setiap satu minggu sekali, santri juga  dilatih untuk bisa ceramah, jadi MC, jadi qori dan pelatihan lainnya. Melalui pelatihan tersebut  menggali potensi santri supaya dapat berguna di tengah masyarakat.

“Kami ingin menanamkan setiap santri bisa bermanfaat untuk masyarakat, harapan kami, masyarakat dapat menginformasikan kepada pihak pesantren apabila ada anak yang putus sekolah, kita siap mengembangkan potensi akhlaqnya,” ungkap dengan harap Heru.

Berdasarkan pantauan gomuslim, saat ini Pondok Pesantren Salafi Assogiri, masih terus berbenah dengan melakukan pembangunan asrama. Saat ini di lokasi terdapat Musholah dan Asrama di lantai dua dengan tiga kamar yang cukup besar. (hmz/foto:hmz)

Responsive image
Other Article
Responsive image
gomuslim
Get it on the play store