:
:
News
Industri Halal Indonesia Sumbang 3,8 Miliar Dolar AS per Tahun

gomuslim.co.id -  Peta jalan industri halal Indonesia baru-baru ini diluncurkan Indonesia Halal Lifestyle Center (Inhalec) yang bekerja sama dengan Dinar Standart, di Grand Sahid Hotel, Jakarta, Jumat (21/12/2018).

Industri Halal Indonesia bisa menyumbang 3,8 miliar dolar AS per tahunnya. Ini setara dengan 0,4 persen PDB Indonesia dan berpotensi menurunkan nilai impor. Ketua Indonesia Lifestyle Center, Sapta Nirwandar mengatakan dengan potensi yang kini sudah terukur itu, dapat dipastikan ekonomi halal Indonesia dapat mendorong pertumbuhan GDP.

Managing Director atau CEO Dinar Standard (Dubai & USA), Rafi-uddin Shikoh menyampaikan laporan tersebut memastikan posisi Indonesia sebagai mesin ekonomi halal dunia. Indonesia memiliki segala potensi, mulai dari sektor bahan baku, produksi, hingga pasar.

Dalam hal ini Indonesia menempati posisi tertinggi di dunia dalam konsumsi instrumen halal dari populasi Muslim terbesar dengan jumlah 219 juta jiwa pada tahun 2017. Belanja domestik pada produk dan jasa ekonomi halal Indonesia mencapai 218,8 milyar dolar AS pada tahun 2017.

"Angka ini diproyeksikan akan terus bertumbuh dengan 5,3 persen Rasio Pertumbuhan Rata-Rata Gabungan. Angkanya bisa mencapai 330,5 milyar dolar AS pada tahun 2025," tutur dia.

 

Baca juga:

Menteri PPN: Indonesia Bisa Jadi Pemain Utama Ekspor Produk Halal


Secara umum, Indonesia hanya menempati posisi 3,3 persen dalam kegiatan ekspor yang mencapai 249 miliar dolar AS pada 2017. Tertulis dalam laporan, Indonesia menjadi pengekspor produk ekonomi halal terbesar diantara negara-negara Muslim dengan nilai 7,6 miliar dolar AS.

Namun untuk skala global Indonesia berada di posisi 10. Lima negara terbaik pengekspor produk halal ditempati oleh negara-negara non Muslim. Seperti Brazil, Amerika Sekitar, juga Australia.

Laporan peta jalan yang dibuat sejak Mei tersebut dapat digunakan sebagai panduan bagi semua pihak, mulai dari regulator hingga pelaku industri. Tujuannya mendorong kegiatan ekspor Indonesia, FDI (Foreign Direct Investment/Investasi Asing Secara Langsung) dan pembukaan lapangan kerja.

"Secara keseluruhan, Indonesia dapat mendorong ekonominya lebih jauh lagi sebesar 3,8 miliar dolar AS dalam Produk Domestik Bruto (PDB) per tahun, berpotensi menarik 1 milyar dolar AS investasi asing secara langsung, dan dapat membuka 127 ribu lapangan kerja baru per tahun," ujar Rafi. (nat/rep/dbs/foto:halhalal)

Responsive image
Other Article
Responsive image
gomuslim
Get it on the play store