:
:
News
RS Haji Jakarta Bakal Jadi Role Model Rumah Sakit Haji di Indonesia

gomuslim.co.id – Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin mengatakan Rumah Sakit (RS) Haji Jakarta akan menjadi Role Model untuk pelayanan kesehatan jemaah haji dan umrah Indonesia. Upaya ini merupakan langkah awal dalam menyatukan pengelolaan RS Haji di Tanah Air.

"Nantinya RS Haji akan menjadi rujukan bagi RS Haji lain dalam pembinaan, pelayanan dan perlindungan kesehatan jemaah haji dan umrah, sejak saat persiapan sampai pelaksanaan, sesuai Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2008 tentang Penyelenggaraan Ibadah Haji," ujar Menag Rapat Kerja RS Haji Jakarta di Cisarua, Bogor baru-baru ini.

Saat ini, kata dia, Kemenag sedang berupaya menyatukan pengelolaan 4 (empat) RS Haji  yang ada di Jakarta, Medan, Makassar dan Surabaya. Hal tersebut dilakukan sebagai upaya mewujudkan peningkatan pelayanan kesehatan jemaah haji dan umrah.

Menag mengapresiasi Pusat Pelayanan Terpadu Kesehatan Haji dan Umrah (P2TKHU) sebagai layanan unggulan RS Haji Jakarta. "Saya berharap layanan ini dapat mendukung kelancaran pelayanan jemaah haji dan umrah, khususnya dalam hal kesehatan," katanya.

Menag berharap, RS Haji Jakarta yang memiliki slogan ISLAMI (Ikhlas, Senyum, Loyal, Amanah, Mawaddah, dan Istiqamah) ini tetap konsisten dalam memberikan layanan dan terus berupaya mewujudkan pelayanan prima dan paripurna.

 

Baca juga:

Sistem Poliklinik RS Haji Jakarta Gunakan Teknologi Terbaru

Kepada peserta raker yang merupakan para dokter, para tenaga kesehatan dan seluruh karyawan RS, Menag berpesan agar dapat menjadi agent of change dengan dituntut aktif mengupdate penguasaan ilmu dan informasi untuk meningkatkan kapabilitas dan kompetensi.

Selain itu, Menag juga mengajak agar para dokter, tenaga kesehatan dan seluruh Karyawan RS Haji Jakarta agar melayani pasien dengan setulus hati. "Karena dalam pelayanan, selain trust, yang harus disentuh adalah hati/rasa. Sentuhlah hati/rasa pasien karena itulah esensi dari pelayanan," ungkapnya.

Ia menegaskan bahwa melalui pelayanan dengan sentuhan hati/asa, pasien akan merasakan keramahan dan kebahagiaan. "Karena kebahagiaan merupakan salah satu faktor kesembuhan bagi pasien," tutupnya. (njs/kemenag/foto:tribun)

 

Baca juga:

Sepuluh Rumah Sakit Ini Bakal Dapat Label Syariah

 

Responsive image
Other Article
Responsive image