:
:
News
Pesantren di Aceh Nikmati Hasil Pengelolaan Lahan Wakaf ACT

gomuslim.co.id – Dayah atau Pesantren Al Anshar di Gampong Lhok Geulumpang, Kecamatan Setia Bakti, Kabupaten Aceh Jaya menerima bantuan operasional pendidikan dari ACT Aceh. Bantuan tersebut berupa 100 unit kasur, 1 unit genset dan dana operasional sebesar 25 juta rupiah. Bantuan pendidikan ini langsung diterima oleh Kepala Yayasan Al Anshar H. Mustafa.

Kepala Cabang Global Wakaf - ACT Aceh, Husaini Ismail mengatakan, pemberian bantuan operasional ini adalah bentuk kepedulian Global Wakaf untuk tempat-tempat pendidikan seperti Dayah Al Anshar.  Penyaluran bantuan tersebut merupakan hasil dari pengelolaan lahan wakaf di Gampong Lhok Geulumpang.

“Global Wakaf mengelola lahan wakaf seluas 100 ha ini sebagai lahan pembudidayaan serai wangi. Sebagian hasil budi daya serai wangi diperuntukan untuk pengembangan lembaga pendidikan di bawah Yayasan Al Anshar,” ujarnya.

Saat ini, pembukaan lahan baru terus dilakukan. Per Desember 2018, hasil produksi minyak serai wangi dari lahan seluas 10 ha telah mencapai lebih dari 140 kg. Husaini mengungkapkan, masih ada sisa lahan sebanyak 1,5 ha yang sedang dalam tahap panen .

"Lahan wakaf yang kami kelola di sini ada 100 ha, yang sudah ditanami serai wangi adalah 10 ha. Saat ini kami sedang membersihkan 44 ha lahan lagi agar bisa ditanami serai wangi. Dari 44 ha lahan yang dibersihkan itu, alhamdulillah 6 ha-nya sudah ditanami serai wangi dan siap dipanen. Dengan kata lain, separuh dari lahan wakaf seluas 100 ha ini sedang disiapkan hingga siap tanam," papar Husaini.

 

Baca juga:

Global Wakaf ACT Luncurkan Ragam Program Wakaf Unggulan

 

Di kawasan ini juga sedang dipersiapkan Lumbung Ternak Wakaf (LTW) yang akan menampung ratusan ekor sapi. "Mohon doanya dari sahabat semuanya agar proses ini berjalan dengan lancar dan manfaat dari minyak sereh wangi bisa langsung dirasakan oleh santri Yayasan Al Anshar," pungkas Husaini.

H. Mustafa, wakif lahan 100 ha di Global Wakaf ini, mengaku bersyukur dengan bantuan yang diberikan untuk pesantrennya. Sebagian santri Dayah Al Anshar sendiri datang dari keluarga yang membutuhkan. Bantuan operasional dayah yang ditopang dari hasil pengelolaan wakaf sangat membantu santri dan Dayah Al Anshar selama kegiatan belajar mengajar.

“Salah satu kendala dalam proses belajar mengajar selama ini adalah ketika terjadinya pemadaman listrik bergilir di Kecamatan Setia Bakti. Ketika listrik padam, santri harus belajar dalam gelap dengan hanya diterangi lampu teplok,” katanya. 

Pengajar dan santri Al Anshar pun merasa terbantu dengan bantuan ini. “Alhamdulillah dengan adanya bantuan genset dari Global Wakaf, pemadaman tidak lagi menjadi kendala bagi guru untuk mengajar dan santri untuk belajar,” ujar Tgk Baidi selaku Pimpinan Dayah Al Anshar. (njs/act)

 

Baca juga:

Begini Cerita Warga Lombok Manfaatkan Warung Wakaf ACT

Responsive image
Other Article
Responsive image