:
:
News
Inilah Hijaber di Balik Pengisi Suara Film ‘Hey Tayo’

gomuslim.co.id - ‘Hey Tayo, Hei Tayo ... dia bis kecil ramah. Melaju, melambat, Tayo selalu senang ... “ 

Siapa yang tidak kenal serial kartun Tayo The Little Bus?. Kartun yang populer dengan sebutan 'Hey Tayo' itu tayang di sebuah stasiun televisi swasta. Karakter utamanya berupa bis kecil berwarna biru, bernama Tayo yang memiliki karakter yang menggemaskan, ceria dan memiliki suara yang khas. 

Namun, siapa sangka, suara yang menggemaskan itu ternyata diisi oleh dubber seorang hijaber bernama Lis Kurniasih. 

"Awalnya aku mengikuti pelatihan di Persusi. Persusi itu Pelatihan Sulih Suara Indonesia. Setelah belajar di sana aku ikut casting di salah satu stasiun tv swasta. Film pertamaku itu film kartun, judulnya Sakura Wars perannya sebagai Kana," ujar Lis, Kamis (06/12/2018).

Sukses berperan suara sebagai Kana, tawaran menjadi dubber pun terus berdatangan. Tak hanya menjadi dubber kartun, tapi Lis juga mengisi suara tokoh di telenovela hingga drama Korea. Telenovela pertamanya adalah Lisa Estrada, drama yang cukup populer tahun 2000-an.

Lis mengaku untuk bisa masuk mewakili suara beragam tokoh tentu tidak mudah. Karena pekerjaan dubber membutuhkan tiga konsentrasi, yaitu konsentrasi mata, mulut, dan kuping.

Konsentrasi mata itu melihat lip sync atau mimik tokoh sama melihat naskah. Konsentrasi mulut itu membaca sesuai dengan emosi tokohnya dan dengan artikulasi yang jelas. Konsentrasi kuping saat mendengarkan suara tokohnya.

“Nah, semuanya harus dilakukan secara bersamaan,” ujar perempuan lulusan Universitas Gunadharma itu.

Sayangnya, tantangan tersebut tak banyak dipahami orang Indonesia. Karenanya menurut Lis, profesi dubber tidak terlalu dihargai di negara ini. Berbeda dengan di luar negeri yang sangat memproritaskan pengisi suara.

Meski demikian, ia tetap profesional dan semangat menjalani pekerjaannya karena animasi jadi salah satu bidang yang ia gemari. Dulu, ia bercita-cita menjadi animator. Tapi karena mengaku tak jago menggambar, ia menikmati pekerjaan dubber suara tokoh kartun.

Adapun beberapa tokoh kartun yang pernah ia perankan adalah Upin Ipin dalam bahasa Indonesia, Velma dalam serial Scooby Doo, dan Elsa dalam film Frozen. Dengan jam terbang yang cukup tinggi, ternyata Lis justru sering malu untuk tampil di depan panggung.

"Saya hampir nggak pernah tampil depan anak-anak langsung. Paling anak-anak teman saja. Wawancara ini saja saya malu, apalagi untuk tampil di depan mba," pungkasnya sambil tertawa.

Pernah suatu hari, ada pengalaman unik saat Lis bertemu teman-temannya di acara pernikahan. Di sana ia diminta untuk beraksi mengeluarkan suara-suara tokoh yang sering ia bawakan. Ia pun menghibur banyak orang sampai mengalihkan orang-orang dari pengantin di pelaminan.

Meski menjalani profesi dubber cukup menantang. Kecintaan Lis terhadap dunia animasi dan voice over membuatnya menikmati profesinya ini. Ia berharap, dubber di Indonesia lebih dihargai karena tingkat kesulitannya yang cukup tinggi. (nat/wolipop/dbs/foto:brilio/twitter)

 

Baca juga:

Didik Anak-anak Lewat Animasi, Ini Saluran Televisi Khusus Kartun Islami di Australia

Responsive image
Other Article
gomuslim
Get it on the play store