:
:
News
Berlibur ke Sulteng? Bermalam Saja di Guest House Shaza Syariah

gomuslim.co.id - Penginapan yang mengusung konsep syariah kian menjamur ke berbagai daerah. Salah satunya yang terbaru di kota Barabai, Kabupaten Hulu Sungai Tengah mengusung konsep syariah, Guest House (GH) Shaza kini menjadi penginapan pilihan wisatawan yang datang ke Bumi Murakata.

GH Shaza menjadi alternatif penginapan untuk wisatawan yang ingin menginap dengan nyaman, tenang dan tentunya halal dengan pelayanan sesuai konsep syar’i.

Sebenarnya, Shaza sudah dikenal kalangan masyarakat Barabai, karena sudah dibuka sejak 10 bulan lalu dan telah melayani tamu dari berbagai daerah yang berkunjung ke HST.

Terletak di Jalan H Damanhuri Barabai, guest house mewah ini satu-satunya penginapan berbasis syariah, dengan tarif terbilang murah dan terjangkau. 

“Satu kamar harganya Rp 275 ribu, sudah termasuk pajak,” ujar pemilik GH Shaza, HM Husni, Rabu (14/11/2018).

Salah satu kebijakan manajemen berbasis syar’i mewajibkan resepsionis memeriksa KTP bagi pasangan yang hendak menginap. Tujuannya untuk memastikan agar tamu tersebut merupakan pasangan halal.

 

Baca juga:

Syariah Hotel Solo Promosikan Spa Syariah

 

“Alamat KTP-nya diteliti, apakah sama. Jika tak bawa KTP, harus ada buku nikah,” tambahnya.

Shaza menawarkan kamar yang luas ukuran 4x6 meter dan tersedia pula kamar family ukuran 6x8 meter dengan tarif Rp 500 ribu.

Menariknya, semua kamar menghadap ke taman di alam terbuka, sehingga udara sejuk dan segar dirasakan tamu yang menginap. Tersedia pula fasilitas di dalam kamar seperti LCD TV, AC, dan Free Hotspot internet di setiap kamar tamu.

“Soal makanan, GH Shaza menyediakan rumah makan, dengan menu lezat dan sehat ala Shaza.

Harganya pun sangat terjangkau, dan rumah makan juga terbuka untuk umum,” ujarnya.

Tiap tamu menginap, diberikan free sarapan untuk dua orang, khusus untuk anak-anak digratiskan. Daftar harga tiap menu juga dibuat secara transparan. Seperti ayam goreng Shaza plus nasi hanya Rp 22 ribu, Bone Soup plus nasi Rp 34 ribu, nasi goreng hijau level 1-10 Rp 15 ribu, teh tarik Rp 7.000, kopi Rp 4.000, teh panas/es Rp 3.000 serta masih banyak menu lainnya yang tersedia.

Kemudian fasilitas lainnya, adalah ruang meeting berkapasitas 80 sampai 100 orang yang cocok untuk pelatihan dan seminar.

“Tarifnya, sangat murah untuk ukuran fasilitas mewah yang diberikan, yaitu Rp 350.000 per hari,” ujar Husni.

Desain interior ruangan GH Shaza terkesan modern dan nyaman. Di setiap kamar terdapat hiasan dinding kaligrafi huruf Arab.

“Memuliakan tamu adalah lebih utama sesuai ajaran Islam, agar usaha penginapan itu senantiasa mendapat keberkahan dari Allah sang Maha Pencipta,” pungkas Husni.

Dikarenakan ketersediaan kamar hanya sembilan ruangan, untuk kenyamanan sebelum menginap, sebaiknya mereservasi di 0517 41115 atau Hp 08115578000.

GH Shaza terletak di pusat kota Barabai,di Jalan H Damanhuri, atau seberang Kantor Urusan Agama. Tidak jauh dari Masjid Agung Riyadusshalihin dan pusat pemerintahan. (nat/banjarmasin.tribunnews/dbs/foto:mapcarta)

 

Baca juga:

Syariah Hotel Solo Kembali Dapat Sertifikasi Jaminan Halal MUI Jateng

 

 

 

 

Responsive image
Other Article
Responsive image