:
:
News
Halal Center Unair Gelar Program Pengmas untuk Pengelola Kantin Halal di Kampus

gomuslim.co.id - Universitas Airlangga merupakan institusi yang ditunjang dengan keberadaan kantin kampus. Saat ini terdata, sekitar 145 unit kantin tersebar di kampus A, B, dan C. Berlatar kondisi tersebut, Pusat Riset dan Pengembangan Produk Halal (PRPPH/Halal Center UNAIR) terdorong untuk menyelenggarakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat (Pengmas) dalam bentuk sosialisasi dan pendampingan untuk seluruh kantin di lingkungan UNAIR.

Kegiatan awal Pengmas berlangsung pada Minggu, (11/11/2018) di Aula Masjid Nuruzzaman Kampus B dengan tajuk Sosialisai Kantin Halal dan Sehat di Lingkungan Universitas Airlangga. Terdapat dua materi utama yang disampaikan pada acara ini yaitu; pengenalan UU No 33 Tahun 2014 tentang Jaminan Produk Halal, dan titik kritis penyediaan bahan makanan dan minuman pada kantin. Materi ini disampaikan langsung oleh Dr. H. Mustofa Helmi Effendi, DTAPH., drh. selaku Ketua Halal Center UNAIR.

Tercatat sebanyak 63 peserta hadir dalam acara pengabdian masyarakat ini. Antusias peserta dalam mengikuti acara begitu besar, hal ini terlihat dari berbagai pertanyaan yang disampaikan kepada pemateri baik pada materi pertama maupun kedua. Kebanyakan pertanyaan yang diajukan adalah seputar kehalalan bahan baku yang digunakan saat proses memasak.

 

Baca juga:

Resmi Diluncurkan, Halal Center Unair Bisa Deteksi Kandungan DNA Babi dalam Produk

 

Selain itu, Dr. H. Mustofa Helmi Effendi, DTAPH., drh. juga menerangkan cara penyembelihan hewan secara baik dan benar sesuai syariah islam. “Saat menyembelih harus terpotong tiga saluran, yaitu saluran makanan, saluran nafas, dan saluran pembuluh darah,” ungkap Mustofa yang juga merupakan Ketua Departemen Kesehatan Masyarakat Veteriner Fakultas Kedokteran Hewan Universitas Airlangga.

Terdapat salah satu peserta yang menanyakan terkait penggunaan bahan penyedap makanan atau MSG (Monosodium glutamat). “Hindari menggunaan MSG secara berlebihan karena penggunaan MSG berlebihan dapat merusak saraf di otak kita. Kita tidak boleh meninggalkan generasi atau anak keturunan kita dalam kondisi yang lemah sebagaimana Quran An-Nisa ayat 9. Kita harus mencetak generasi yang memiliki mental dan fisik yang kuat. Salah satunya melalui penyediaan makanan yang halalan thayyiban,” jelas Mustofa.

Setelah menyampaian materi dan sesi tanya jawab juga diberikan beberapa doorprize kepada peserta yang dapat menjawab pertanyaan seputar materi yang telah disampaikan. Hal ini dilakukan untuk mengetahui pemahaman para pengusaha kantin terkait konsep halal dan titik kritis keharaman pada makanan dan minuman. Diharapkan para pengusaha kantin dapat mengimplementasikan ilmu yang didapat untuk meningkatkan pelayanan terhadap penyediaan makanan halal kepada civitas akademika Universitas Airlangga.

Diakhir acara diberikan sertifikat pelatihan kepada semua pengusaha kantin yang hadir. Pada nantinya sertifikat ini akan dipasang disetiap kantin. Acara pengabdian masyarakat ini tidak hanya akan berhenti pada sosialisasi saja, namun dalam jangka panjang akan diselenggarakan pembinaan dan pendampingan yang berkelanjutan terhadap kantin-kantin yang ada di seluruh lingkungan  UNAIR. Adapun, sosialisasi tahap kedua rencananya akan digelar pada 18 November 2018 mendatang di Kampus C UNAIR. (halalcenterunair/dbs)

Responsive image
Other Article
Responsive image