:
:
News
Gandeng MES, LPDB-KUMKM Siapkan Strategi Peningkatan Penyaluran Dana dengan Pola Syariah

gomuslim.co.id - Lembaga Pengelola Dana Bergulir Koperasi Usaha Mikro Kecil dan Menengah (LPDB-KUMKM) siap bekerjasama dengan Perkumpulan Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) untuk menyiapkan strategi guna meningkatkan penyaluran dana bergulir dengan pola syariah. Rencananya, penandatanganan nota kesepahaman dilakukan pada 27 November 2018.

Direktur Utama LPDB-KUMKM Braman Setyo mengatakan MoU tersebut sangat diperlukan karena berkaitan dengan strategi yang akan dibangun untuk mengembangkan ekonomi syariah di berbagai daerah. Pernyataan ini disampaikan Braman dalam acara diskusi bertajuk "Topi Diksi" beberapa waktu lalu.

Menurut Braman, pihaknya menggandeng MES karena komunitas ini memiliki jaringan yang kuat hingga ke tingkat Provinsi, maupun Kabupaten/Kota. MES sendiri tersebar di 26 provinsi, dan 68 kabupaten/kota sehingga akan efektif bila diajak kerja sama dalam meningkatkan literasi keuangan syariah.

"Kita ajak kerja sama, karena MES memiliki jaringan di 26 Provinsi sampai Kabupaten/Kota. Itu barang kali bisa mendorong supaya literasi keuangan syariah itu akan lebih menyebar ke masyarakat," katanya.

Sementara itu, Sekjen MES Edy Setiadi menyambut baik rencana kerja sama kedua belah pihak. MES siap melibatkan sumber dayanya yang ada di daerah termasuk juga memanfaatkan sarana media sosial (medsos) sebagai jembatan informasi tentang literasi keuangan syariah kepada masyarakat luas.

"Saya sangat mendukung, karena ini sangat baik bagi pengembangan ekonomi syariah. Ini kolaborasi yang bagus," pungkasnya.

Terkait penyerapan dana dari keuangan syariah, Indonesia masih tertinggal. Padahal, Indonesia merupakan negara dengan mayoritas muslim terbesar. Pada 2017, LPDB-KUMKM membentuk Direktorat Syariah yang merupakan sebuah Direktorat khusus pembiayaan dengan pola syariah.

Hadirnya Direktorat Syariah ini menjadi angin segar bagi para pelaku usaha yang mengharapkan bisa mengakses dana bergulir dengan pola syariah.

Direktur Pembiayaan Syariah LPDB-KUMKM, Jaenal Aripin mengatakan selama ini dengan pola pembiayaan syariah hanya bisa membiayai skim pembiayaan untuk Lembaga Keuangan Bukan Bank (LKBB), dan Lembaga Keuangan Bank (LKB). Hal itu mengacu pada Permenkeu No. 75 Tahun 2011 tentang Tarif Layanan Badan Layanan Umum LPDB-KUMKM Kementerian Koperasi dan UKM.

"Pembiayaan syariah Menkeu belum memberikan ijin untuk disalurkan langsung kepada UMKM, tapi bisa melalui LKBB dan LKB. Maka untuk UKM kita titipkan melalui perbankan termasuk Koperasi Simpan Pinjam dan Pembiayaan Syariah (KSPPS) atau Unit Usaha Simpan Pinjam dan Pembiayaan Syariah (USPPS)," kata Jaenal.

Target pembiayaan dana bergulir LPDB-KUMKM Tahun 2018 mencapai Rp 1,2 triliun. Rinciannya sebesar Rp 750 miliar secara konvensional dan Rp 450 miliar pembiayaan berbasis syariah. Lebih rinci lagi, Rp 480 miiar untuk koperasi simpan pinjam, Rp120 miliar untuk koperasi sektor riil, Rp 360 miliar UMKM, dan Rp 240 miiar untuk LKB dan LKBB. (njs/detik/gatra/foto:netral)

 

Responsive image
Other Article
Responsive image
gomuslim
Get it on the play store