:
:
News
Syariah Hotel Solo Promosikan Spa Syariah

gomuslim.co.id - Syariah Hotel Solo (SHS) menawarkan sensasi spa yang aman dan nyaman dengan potongan harga hingga treatment tambahan yang bisa diperoleh secara gratis. Sejak diluncurkan tahun lalu, spa berkonsep syariah ini mendapatkan respons positif dari masyarakat.

Public Relations Manager Paramita Sari Indah, mengatakan dengan konsep syariah, spa syariah dinilai lebih menyajikan keamanan dan kenyamanan bagi tamu.

"Sejauh ini pada perkembangannya, layanan spa syariah ini mengalami perkembangan positif. Peminatnya berasal dari kalangan invidual traveller. Dengan rata-rata peminat mayoritas adalah perempuan," tutur Paramita.

Selain itu, sebagai bentuk apresiasi dan peningkatan brand, SHS pun menyajikan promo yang dapat dinikmati tamu tanpa syarat dari bulan ini hingga Desember ke depan. Promo yang diberikan terdiri atas layanan body treatment berupa traditional massagearomatherapy massage, refleksi, body masker, dan body scrub.

"Untuk layanan body treatment akan diberikan bonus totok wajah, body masker akan diberikan bonus masker dan totok wajah. Sedangkan untuk layanan body scrub ada diskon sebesar 10 persen," kata dia.

 

Baca juga:

Syariah Hotel Solo Hadirkan Layanan Perawatan Kecantikan Berkonsep Syariah


Dengan adanya kehadiran spa syariah ini dapat melengkapi fasilitas layanan yang saat ini masih jarang ditemukan di hotel syariah pada umumnya. Di samping sebagai pembuka pandangan masyarakat bahwa meskipun berbasis syariah, layanan yang disajikan tak kalah dibandingkan hotel konvensional.

Serangkaian treatment yang menjadi favorit adalah body treatment, yang meliputi traditional massagearomateraphy massage, dan hand and foot reflexiology, dengan durasi treatment selama 60 menit. Selain itu, adapula treatment lain seperti body maskbody scrubfacial, totok wajah dan lainnya.

"Kami tetap melakukan sosialisasi dan promosi kepada masyarakat agar spa syariah ini kian diminati masyarakat," ujarnya.

Karena berkonsep syariah, layanan spa ini menggunakan ruangan terpisah antara perempuan dan laki-laki, sehingga menciptakan kesan aman dan nyaman. Terapis yang diterjunkan pun tidak sembarangan. Untuk tamu perempuan akan dilayani terapis perempuan, dan untuk tamu laki-laki dilayani terapis laki-laki.

“Selain itu, untuk penggunaan seragam terapisnya sendiri, khususnya perempuan, dituntut untuk mengenakan hijab dan pakaian serba tertutup berbeda seragam terapis spa perempuan pada umumnya,” papar Paramita (nat/shs/dbs/foto:tribun)

Responsive image
Other Article
Responsive image