:
:
News
Dinkes Dumai Masih Tunda Imunisasi Vaksin MR Terkait Sertifikat Halal

gomuslim.co.id - Terkait belum adanya kejelasan sertifikat halal vaksin Measles Rubella (MR), peserta kampanye dan introduksi imunisasi Measles Rubella (MR) di Kota Dumai, Riau sepakat untuk menunda program tersebut. Mereka sepakat untuk menundanya karena belum ada kejelasan sertifikat halal vaksin MR tersebut saat mereka mengikuti kegiatan di Pendopo Sri Bunga Tanjung.

Program imunisasi MR seyogyanya berakhir pada akhir September 2018 lalu. Namun, target belum tercapai, sehingga program diperpanjang hingga 31 Oktober 2018 mendatang.

"Banyak dari peserta meminta agar program ditunda hingga ada kejelasan sertfikat halal vaksin MR," tutur Kepala Dinas Kesehatan Dumai, Paisal, Selasa (16/10/2018).

Menurutnya, para peserta ingin memperoleh vaksin MR yang halal. Dan masih ada keragunan perihal kandungan vaksin MR. Para peserta dengan senang hati mengajak anaknya imunisasi, bila vaksin MR sudah ada label halal. Meski demikian, pihak dinas tetap menjalankan program imunisasi nasional tersebut.

“Mereka tetap mempersilahkan orangtua yang ingin anaknya memperoleh vaksin MR untuk datang ke puskesmas di lingkungannya,” kata dia.

Di samping itu, Sekretaris Majelis Ulama Indonesia (MUI) Riau, Zulhusni Domo menegaskan bahwa MUI pusat sudah menerbitkan fatwa terhadap vaksin MR. Mereka menerbitkan fatwa tentang vaksin MR pada Agustus 2018 silam.

Fatwa untuk penggunaan Vaksin MR produk Serum Institute of India (SII) diperbolehkan dalam fatwa MUI Pusat.

“MUI memperbolehkan penggunaan virus MR karena keterpaksaan atau darurat syar'iyah. Sebab hingga kini belum ada vaksin MR yang halal dan suci,” pungkas Zulhusni.

Imunisasi dibolehkan sebagai bentuk upaya menjaga kekebalan tubuh. Benda najis bisa jadi obat asal belum ada benda suci yang dapat menggantikannya.

“Meski dikeluarkannya fatwa, MUI Pusat memberikan sejumlah rekomensasi, di antaranya pemerintah menjamin ketersediaan vaksin halal, wajib urus sertifikat halal untuk seluruh vaksin dan produsen vaksin harus siapkan vaksin yang punya sertfikat halal,” tandasnya. (nat/tribun/dbs/foto:idntimes)

 

Baca juga:

MUI Nyatakan Vaksin MR Boleh Digunakan, Ini Empat Alasannya

 

 

 

Responsive image
Other Article
Responsive image