:
:
News
Unggul dengan Konsep Syariah, K-LINK Bantu Perempuan Indonesia Berwirausaha

gomuslim.co.id- Perempuan Indonesia kian menjadi sorotan dan memegang peranan strategis. Pasalnya, dari segi jumlah, perempuan saat ini mendominasi. Menurut catatan Badan Perencanaan Pembangunan Nasional, Badan Pusat Statistik dan United Nations Population Fund, dari total  265 juta jiwa penduduk Indonesia tahun 2018, sebanyak 131, 88 juta jiwa berjenis kelamin perempuan. Tentu saja hal ini menjadi kekuatan yang tidak bisa  lagi dipandang sebelah mata dalam menentukan kemajuan bangsa ini.

Kesempatan yang luas dan dorongan berkembang kepada kaum perempuan Indonesia dalam beberapa tahun belakangan ini, rupanya memberikan pengaruh besar  bagi kemandirian dan kesejahteraan perempuan. Contohnya, dari sisi jumlah entrepreneur perempuan telah terjadi peningkatan yang cukup signifikan.

Menteri Ketenagakerjaan, Muhammad Hanif Dhakiri menyebut tahun 2017 jumlah wirausahawan perempuan di Indonesia sudah mencapai 14,3 juta orang. Jumlah tersebut meningkat sebesar 1,6 juta dari tahun sebelumnya yang berjumlah 12,7 juta.

Selain itu, dari sisi jumlah pelaku usaha, tingkat partisipasi perempuan dalam ketenagakerjaan juga mengalami peningkatan dari tahun-tahun sebelumnya. Dari 48,87 persen naik menjadi 55,04 persen.

K-Link Indonesia, MLM syariah yang telah 16 tahun beroperasi di Indonesia berkomitmen turut memberikan kontribusi untuk meningkatkan kemandirian dan kesejahteraan perempuan Indonesia. Diantaranya melalui berbagai program pelatihan peningkatan ketrampilan hidup (life skill) dan pengembangan mentalitas entrepreneurship yang dilakukan secara simultan di berbagai daerah.

Seiring dengan itu, K-LINK juga  membangun wadah perempuan Indonesia untuk berjejaring dan berkarya maksimal melalui Ladies Beauty Club (LBC).

Ladies Beauty Club (LBC) didiriikan oleh Presiden Direktur K-Link Indonesia, Bapak Radzi Saleh sejak 2015,  saat ini terus mengalami perkembangan keanggotaan. Terhitung hingga tahun 2018,  telah terkumpul sebanyak 2000 member LBC dari berbagai daerah di Indonesia  mulai dari Jabodetabek, Bandung, Yogyakata, Sumatera, Kalimantan, Sulawasi, Nusa Tenggara Barat (NTB), Bali, Ternate hingga Papua.

Diketuai oleh  Dr. Nila Daulay, Senior Crown Ambassador, peran LBC menginspirasi perempuan-perempuan Indonesia berkarya maksimal baik dalam memerankan perannya secara domestik maupun luar negeri.  LBC menjadi motor penggerak perempuan-perempuan di Indonesia tampil penuh percaya diri dalam membawa perubahan yang lebih baik.

 “Perempuan harus mandiri. Kita tidak tahu apa yang bakal terjadi menimpa suami kita ke depannya. Jika istri mandiri dan tahu bagaimana mendapatkan uang dengan baik, Insya Allah perekonomian keluarga bisa dilanjutkan tanpa ada sesuatu yang mengganggu,” ujar Presiden Direktur K-Link Indonesia, Radzi Saleh.

Katanya, K-LINK memberikan potensi bisnis yang besar bagi perempuan berkembang. Produk-produk K-LINK yang dikenal berkualitas baik, juga banyak ditujukan untuk market perempuan.

“Market ladies  harus kita pegang. K-LINK memiliki banyak produk yang bagus untuk ladies. Mulai dari ujung rambut hingga ujung kaki, produk K-LINK memberikan banyak peluang untuk dibisniskan secara online. Ini senafas dengan kita punya program LSO, Ladies Syariah Online,” tutur Radzi Saleh.

Melalui metode penyampaian yang santai dan akrab dalam boot camp, Radzi Saleh optimis perempuan Indonesia dapat saling menautkan hati, saling mendukung, dan menguatkan untuk mencari solusi bagi kesejahteraan bersama.

Dalam boot camp kali ini, diikuti sebanyak 100 peserta yang terdiri dari para leader ladies dari berbagai daerah di Indonesia dengan kualifikasi tertentu. Mereka mendapatkan materi-materi bagaimana membuat program yang menarik perempuan di daerah, materi kesehatan dan kesejahteraan keluarga tentu saja bagaimana membuat goal mapping dalam setiap pencapaian.

Selain dihadiri narasumber dari  Senior Crown Ambassador yaitu Dr. Nila Farahdiba Daulay dan Hj. Triana Kurniati yang memberikan materi motivasi bisnis dan goal mapping, juga didatangkan narasumber mumpuni di bidang  kesehatan aesthetic, antiaging, sexologis, Dr. Haekal Yassier Anshari, M. Biomed (AAM).

Tidak ketinggalan soal beauty, untuk menambah skill mempercantik diri, diadakan beauty class yang menghadirkan konsultan make up artist professional Tresna Ghotic. S.Pd, MUA.

Selama dua hari,  peserta diajak bagaimana membangun kebersamaan dalam tim yang solid melalui games team building. Berbagai kompetisi menarik pun digelar seperti kontes karaoke, fashion show, best costume “Stay Young and Beauty Lady” dan sebagainya.

“Melalui boot camp, sekembali ke daerah, peserta bisa tambah semangat meningkakan kualitas diri, saling berjejaring dan kreatif membuat program-program yang menarik. Sebagai dewan LBC, kami terus memberikan dukungan atas pencapaikan yang dilakukan para ladies.Seperti mulai Oktober ini, kami memberikan apresiasi perjalanan ke Bangkok dan uang saku bagi member leader yang berpretasi membangun bisni dan jaringan, “ ungkap Dr. Nila.

Menurut Dr. Nila, bisnis MLM sesungguhnya adalah bisnis bagaimana belajar memahami orang lain, membangun jaringan untuk maju bersama. “Ketika kita bekerja dengan cara yang tepat, bertemu dengan orang yang tepat, hasilnya akan luar biasa,” jelas Dr. Nila.

Program boot camp ini seperti program-program K-LINK yang lain, menurut Manajer LBC, Trisna, akan  terus dilaksanakan rutin setiap tahunnya. Melihat dari antusiasme peserta yang semakin membutuhkan wadah berkreativitas.

“Sebagian besar ladies, gabung dengan K-LINK, bukan karena produk apalagi sistem MLM-nya. Tetapi kebanyakan dari mereka mengaku karena tertarik dengan program-program LBC yang  menarik aktif dilaksanakan. Dari pada hangout yang tidak jelas, di LBC mereka bisa tambah ilmu dan teman yang produktif,” tandas Trisna.

Untuk diketahui, K-LINK Indonesia itu  merupakan perusahaan dengan sistem penjualan multi level marketing (MLM) deengan lebih dari  200 produk unggulan, mulai dari produk kesehatan, produk kosmetik dan perawatan tubuh, produk penunjang untuk menjaga kesehatan dan kebugaran tubuh hingga produk-produk kebutuhan harian rumah tangga yang berkualitas premium.

K-LINK memiliki jaringan yang luas dan tersebar diseluruh Indonesia. Opersional K-LINK didukung oleh delapan warehouse yang terletak di Medan dan Kupang. Sedangkan untuk kantor cabang, telah berdiri di Makassar, Sorong, Jayapura, Surabaya, Atambua dan Ambon. Selain itu, terdapat 240 stockist, 177 substockist dan 13.540 mobile stockist yang tersebar di setiap daerah di seluruh Indonesia.  (fau/rilis/dbs)

 

Responsive image
Other Article
Responsive image