:
:
News
Masjid Nurul Amal Makassar Diresmikan, Masyarakat Diimbau Ramaikan Masjid

gomuslim.co.id- Setelah menunggu beberapa waktu, akhirnya Masjid Nurul Amal di Jalan Sabutung, Makassar diresmikan pada Minggu (16/09/2018). Peresmian masjid dihadiri Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel), Nurdin Abdullah dan Wakil Ketua Umum Dewan Masjid Indonesia (DMI) yang juga Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan-RB) Syafruddin.

"Perkembangan Islam dan pembangunan masjid di Indonesia serta di luar negeri berkembang pesat, mudah-mudahan kebangkitan ini sejalan dengan ukhuwah wathaniyah," ujar Syafruddin dalam sambutannya.

Kata Syafruddin, ukhuwah wathaniyah ini adalah kondisi dimana umat saling menjaga kerukunan antar umat beragama dan membudidayakan rasa saling membutuhkan, saling menghargai dan menghormati perbedaan yang ada.

"Ukhuwah ini kita harapkan terus terjalin," kata dia.

Selain itu, pihaknya juga mengapresiasi pembangunan masjid yang merupakan salah satu lokasi Ustadz kondang Maulana aktif berdakwah.

"Kita bisa bersilaturahim, pada soft opening ini. Nanti grand opening-nya Pak Gubernur kalau sudah dimarmer. Kita bersyukur dapat menyaksikan keinginan masyarakat terwujud," kata dia.

Kendati demikian, Nurdin Abdullah dalam sambutannya mengaku bangga dengan kehadiran Syafruddin. Nurdin tak lupa mengucapkan selamat atas pengangkatannya sebagai Menpan-RB serta suksesnya penyelenggaraan Asian Games, dimana Syafruddin merupakan Ketua Kontingen Asian Games Indonesia.

Pada kesempatan ini Pemprov Sulsel juga menyumbang Rp 200 juta untuk pembangunan masjid, sedangkan Polda Sulsel menyumbang Rpc100 juta, Wakapolda NTB Rp 20 juta, Kepala PPI Paotere Makassar Rp 30 juta, DMI Rp 100 juta dan Menpan RB Rp 100 juta. Sehingga total sumbangan Rp 550 juta.

Ketua Yayasan Nurul Amal Ridwan melaporkan pembangunan masjid dan pendidikan madrasah adalah bantuan dari masyarakat. Didirikan sejak tahun 1960 dan baru dilakukan renovasi sejak dua tahun lalu.

Sementara itu, ustadz Maulana yang juga banyak terlibat dalam pembangunan masjid dan aktif di berbagai kegiatan masjid. “Awalnya masjid ini terbuat dari kayu. Pemidahan ke tempat  ini digotong secara bersama dari lokasi sebelumnya,” ujarnya.

Pada proses renovasi, terdapat pula banyak bantuan dari berbagai pihak termasuk dari tokoh masyarakat dan CSR BUMN. (nat/dbs/foto:kabarnews)

 

Responsive image
Other Article
Responsive image
gomuslim
Get it on the play store