:
:
News
Undian Haji dan Umrah dari Kedubes Saudi Sedot Perhatian Pengunjung IIBF 2018

gomuslim.co.id- Perhelatan Indonesia International Book Fair (IIBF) 2018 berlangsung meriah dan ramai pengunjung. Pameran buku yang menghadirkan ratusan penerbit dari 17 negara itu menjadi magnet tersendiri bagi para pecinta buku dan masyarakat di Tanah Air.

Selain memamerkan ribuan buku berbahasa Indonesia dan buku impor, kegiatan yang digelar pada 12-16 September 2018 di Jakarta Convention Center (JCC) ini juga dimeriahkan dengan ragam acara. Beberapa diantaranya seperti perlombaan untuk anak-anak, bedah dan launching buku, pemilihan abang none buku dan lainnya.

Dari pantauan gomuslim, kegiatan yang ramai dikunjungi pengunjung adalah Grand Prizes Haji dari Kerajaan Arab Saudi. Dalam kuis berhadiah ini, Kedutaan Besar Saudi Arabia di Indonesia menyiapkan 14 visa umroh dan 5 visa haji bagi pengunjung yang beruntung. Pengunjung yang mengikuti kuis cukup mengisi formulir (data diri) yang disediakan dan menjawab lima pertanyaan didalamnya.

“Pengumuman pemenang undian visa umroh dan haji dilaksanakan setiap hari pada pukul 19.00 WIB di areal Plennary Hall. Hari pertama 2 visa umroh, hari kedua 3 visa umroh, hari ketiga 4 visa umroh, hari keempat 5 visa umroh, dan hari kelima 5 visa haji,” ujar salah satu penjaga stan Saudi.

Untuk diketahui, pameran buku tertua di Indonesia ini diikuti beberapa negara seperti Arab Saudi, Australia, Inggris, Cina, Maroko, India, Jepang, Jerman, Korea Selatan, Malaysia, Mesir, Turki, Singapura sampai Uni Emirat Arab. Ketua Panitia IIBF 2018 Amalia B Safitri mengatakan pameran buku bertransformasi menjadi internasional sejak 2014 silam.

"Di tahun 2015 Indonesia menjadi guest of honor di Frankfurt Book Fair, setelah itu Indonesia semakin dilirik mata internasional. Banyak negara lain yang mau ikutan dan hadir di IIBF," tuturnya.

Pameran buku yang diselenggarakan oleh Ikatan Penerbit Indonesia (IKAPI) dan bekerja sama dengan Bekraf itu juga menempati area yang lebih luas dari sebelumnya. Yakni di plennary hall, cendrawasih room, dan area luar plennary hall.  "Biasanya kami memilih satu negara untuk menjadi guest of honor. Sebelumnya beberapa kali ada Arab Saudi, Korea, Malaysia, tapi untuk tahun ini tidak ada," ungkapnya. (njs)

Responsive image
Other Article
gomuslim
Get it on the play store