:
:
News
Warga Lombok Sudah Lama Tinggalkan Ajaran Wetu Telu

gomuslim.co.id- Islam di Nusa Tenggara Barat (NTB) ditandai dengan banyaknya masjid. Hampir 9.000 masjid berdiri di pulau tersebut, sehingga menjadi saksi betapa Islam berkembang dengan pesat di subur di Lombok.

Budayawan NTB, Lalu Mohamad Patria menjelaskan Islam masuk ke Lombok sebelum abad ke-10. Hal tersebut merujuk kepada keberadaan masjid tertua di NTB, yaitu Masjid Rembitan. Masjid tersebut berasal dari sebuah kerajaan tertua, yaitu Sile Dendeng. Di tempat itu terdapat kalimat Bismillah.

Corak keislaman masyarakat setempat tidak berbeda dengan Muslim di daerah lain. Muslim NTB menganut paham Ahlussunah waljamaah.

“Mereka juga menjalankan kaidah-kaidah Islam sebagaimana masyarakat Muslim lainnya di Indonesia. Cuma mungkin zaman dahulu, ratusan tahun lalu, awalnya ada wetu telu, tapi sekarang tidak ada,” ujar Patria.

Kata Patria, wetu telu merupakan pemahaman masyarakat Sasak yang mengajarkan bahwa sholat hanya diwajibkan tiga kali sehari. Lemahnya pemahaman masyarakat terhadap Islam membuat ajaran itu sempat mewarnai warga Lombok.

“Sekarang, wetu telu Islam tidak dipraktikkan lagi,” kata dia.

Meski demikian, penolakan terhadap wetu telu tak membuat masyarakat Lombok alergi dengan budaya asli. Untuk busana tradisional, tokoh agama dan masyarakat setempat kerap mengenakan pakaian adat.

Perkembangan Islam NTB yang sudah lama membuat masyarakat setempat taat dalam menjalankan ajaran agama.

“Gempa bumi berturut-turut yang menghancurkan ratusan ribu rumah di Lombok beberapa waktu lalu, menjadi ujian bagi mereka. Butuh waktu lama untuk pulih dari beban trauma itu,” ujar Patria. (nat/republika/dbs/foto:marketingsakti)

 

Responsive image
Other Article
Responsive image