:
:
News
Jemaah Kloter Pertama Akan Lewati Jalur Cepat di Bandara Madinah

gomuslim.co.id- Sebagian jemaah haji yang tiba pada kloter pertama gelombang pertama melalui Bandara Amir Muhammad bin Abdulaziz (AMA) Madinah akan disambut dengan gerbang  fast track alias jalur cepat. Jalur itu akan disiapkan untuk jemaah yang telah melakukan pencatatan biometrik keimigrasian di Tanah Air.

Tahun ini, menjadi tahun pertama dibukanya jalur tersebut dan akan dilintasi jemaah dari Embarkasi Jakarta-Pondok Gede pada Selasa (17/07/2018). Sebanyak 393 jemaah dari embarkasi itu dijadwalkan tiba di Bandara AMA Madinah pukul 14.35 waktu setempat.

Melalui jalur cepat tersebut, proses perekaman biometrik keimigrasian bandara di Arab Saudi bisa dipangkas waktunya. Dari yang mulanya bisa mencapai lima jam mengantre, jemaah yang melalui jalur cepat bisa menempuh waktu sekitar 15 menit ke bus lalu kemudian menuju pemondokan.

Kepala Daker Bandara Arsyad Hidayat menyatakan akan ada penempatan petugas di jalur cepat tersebut. Para petugas itu akan melengkapi petugas yang telah ditempatkan di tiga gerbang reguler lainnya.

“Nanti pintu masuknya lain. kami akan tugaskan di samping tiga gate ada petugas di gate fast track,” ujar Arsyad dalam pengarahan untuk petugas Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi Daker Bandara, Senin (16/07/2018).

Sementara itu, posisi jalur cepat akan berada di sebelah kiri setelah check point pertama selepas keluar pintu pesawat.

“Dari situ, jemaah hanya diperiksa bea cukai terkait barang tentengan dan langsung diarahkan ke bus yang tak jauh dari gerbang,” tutur Arsyad.

Menurut Kadaker Bandara, baru jemaah dari Embarkasi Jakarta-Pondok Gede (JKG) dan Embarkasi Jakarta-Bekasi (JKS) yang akan melintasi jalur cepat di Bandara AMA Madinah pada gelombang pertama, dan Bandara King Abdul Aziz, Jeddah pada gelombang kedua. Sebanyak 69 kloter dengan total 27.800 jemaah tersebut akan langsung diarahkan ke jalur cepat selepas turun dari pesawat.

Sedangkan, jmaah lainnya akan menggunakan tiga gerbang lainnya di Bandara AMA Madinah, di antaranya Gate Zero terletak di lantai dasar. Jamaah menuju gerbang itu selepas melewati keimigrasian dan bea cukai Arab Saudi lalu kemudian menuju bus ke pemondokan.

Sedangkan Gate Hajj, terletak di lantai di atas Gate Zero. Selepas melewati proses imigrasi dan bea cukai, jamaah diarahkan ke paviliun untuk menunggu dibawa ke bus menuju pemondokan. Sedangkan, Gate International serupa dengan Gate Zero. Jemaah langsung menuju bus ke pemondokan setelah melewati imigrasi dan bea cukai.

Jemaah yang tiba di Bandara AMA Madinah akan langsung mendapat satu kali makanan terdiri dari nasi putih, ayam goreng, sayur, agar-agar, buah, dua botol air mineral, dan saus. Jamaah nantinya tak perlu menjemput koper bagasi mereka di bandara karena akan langsung diantarkan ke hotel.

“Koper-koper tersebut akan ditandai dengan stiker berwarna penunjuk nomor rombongan yang memberi petunjuk bagi petugas soal kemana koper-koper itu harus diantarkan,” tuturnya.

Sebanyak enam daerah akan mengirimkan gelombang pertama kloter pertama pada (17/06/2018) besok. Di antaranya Embarkasi Solo yang memberangkatkan 360 jemaah, kemudian Embarkasi Padang yang memberangkatkan 393 jemaah, serta Embarkasi Jakarta-Pondok Gede juga dengan 393 jemaah. Semantara Embarkasi Lombok dan Makassar masing-masing 455 jemaah, dan Embarkasi Surabaya dua kloter masing-masing 450 jamaah.

Sementara itu, penerbangan pertama akan dijadwalkan berangkat pada pukul 05.35 WIB dari Bandara Adi Sumarmo, Solo. Sedangkan penerbangan terakhir dari Bandara Internasional Lombok, pukul 22.35 Wita. Seluruh penerbangan itu dijadwalkan tiba di Bandara Amir Muhammad bin Abdulaziz paling lambat pada 18 Juli dini hari. (nat/dbs/foto:liputan6)

 

Responsive image
Other Article
Responsive image
gomuslim
Get it on the play store