:
:
News
Dorong Peningkatan Ekonomi Masyarakat, MUI dan DMI Bali Luncurkan Program Tata Kelola Masjid Profesional

gomuslim.co.id- Majelis Ulama Indonesia (MUI) Bali bersama Yayasan Baitul Mu'minin BKDI Bali menggelar acara halal bihalal dan launching program Tata Kelola Manajeman Masjid Profesional, Minggu (15/7/2018). Program ini diharapkan dapat memberikan manfaat bagi umat dan dapat memberikan informasi dan hal positif untuk kedepannya.

Ketua Dewan Masjid Indonesia (DMI) Bali, Bambang Santoso mengapresiasi langkah kedepan terkait kegiatan yang ada di lingkungan masjid atau musala lewat program ini. Menurutnya, program untuk masjid ini memang harus terus diperbarui perkembangannya.

"Tentu Tata Kelola Manajeman Masjid Profesional ini sungguh sangat membahagiakan, karena dengan perkembangan zaman tata kelola masjid itu harus terus update. Karena ini harus disesuaikan dengan kebutuhan zaman, dan tentu ke depannya harus lebih maju, lebih modern, bahkan Tata Kelola Manajeman Masjid ini memang harus diperbaiki terus," ujarnya.

Selain itu, saat ini masyarakat yang dihadapi semakin dewasa, sehingga kebutuhannya semakin banyak bahkan terkait dengan hal lainnya. “Masjid bisa menjadi meeting point sekaligus pusat percontohan peradaban umat yang lebih maju dan lebih berakhlak,” katanya.

Menurutnya, kedepan umat Islam bisa menjadi contoh dan teladan bagi umat-umat beragama lainnya, terutama di Bali dan Bangsa Indonesia. "Tentunya ini bisa menjadi pilot projects bahwa tata kelola masjid ini harus bisa, bukan hanya untuk pengurus masjid, para jamaah masjid maupun orang-orang di sekitarnya, tapi bagaimana orang-orang di sekitar masjid itu juga merasakan kebaikan dari apa yang telah dicapai dari masjid tersebut," tambahnya.

Ia menyebut program Tata Kelola Manajeman Masjid Profesional ini sejalan dengan visi DMI yaitu memakmurkan dan dimakmurkan masjid. Dengan begitu, ukurannya akan terlihat dari seberapa makmur masyarakat di sekitar masjid tersebut.

“Program ini diharapkan bisa dikerjakan dengan serius dan profesional, agar usaha ataupun tujuannya sama yaitu bagaimana membangun kemakmuran umat bersama-sama. Aplikatif dalam manajeman ini ada banyak, namun masing-masing pasti menyempurnakan program yang sudah berjalan," ungkapnya.

Adapun terkait surat keputusan (SK) untuk tata kelola manajeman masjid ini, sudah menjadi kerja pemerintah dalam memberikan sertifikasi ke masjid atau musala yang ingin mengikuti program ini.

"Tentunya langkah ini bisa dihargai, asalkan sertifikasi yang diberikan dapat dikelola dengan baik atau tujuannya memang untuk umat beragama dan masyarakat, bukan untuk hal-hal yang merugikan," pungkasnya. (njs/tribunbali/foto:ilustrasimasjid)

Responsive image
Other Article
gomuslim
Get it on the play store