:
:
News
Bersepeda dari Maroko ke Mekkah, Muslim Ini Siap Wujudkan Mimpi ‘Naik Haji’

gomuslim.co.id- Seorang Muslim Maroko berusia 58 tahun telah menantang dirinya untuk melakukan perjalanan ziarah Haji tahun ini dengan bersepeda.

“Setelah pengalaman panjang dalam bersepeda, saya pikir 'Mengapa tidak mengalami perjalanan baru di luar Maroko?' Hal pertama yang saya pikirkan adalah bepergian untuk Haji; Mengingat bahwa saya sebelumnya telah melakukan perjalanan haji dengan mobil pada tahun 1988, “ jelas seorang pengendara sepeda profesional, Mohammed Rbouhate, seperti dilansir dari publikasi Maroko World News, Senin, (16/07/2018).

Pengendara sepeda ini akan melewati delapan negara Muslim: Maroko, Mauritania, Mali, Burkina Faso, Niger, Chad, Sudan, dan KSA, serta menyeberangi Laut Merah. Rbouhate memulai karir bersepedanya pada usia 16 tahun. Sepanjang tahun-tahun ini ia bersepeda selama ribuan kilometer di kota-kota Maroko yang tak terhitung jumlahnya.

“Keluarga saya tidak menerima gagasan bahwa saya akan pergi selama berbulan-bulan. Mereka khawatir tentang masalah yang mungkin saya hadapi selama perjalanan saya, serta bahaya di jalan. Sebaliknya saya tidak khawatir sama sekali, karena saya sangat percaya bahwa Allah akan melindungi saya karena saya melakukan semua ini demi pengampunannya dan demi datang ke baitullah, “ papar Rbouhate.

Adapun, pengendara sepeda profesional ini  memulai perjalanannya pada 1 April 2018. Setelah perjalanan panjang melintasi Afrika, ia tiba di Sudan. "Butuh waktu satu bulan untuk mempelajari dan menjelajahi infrastruktur jalan, topografi, dan cuaca dari negara-negara yang telah saya lewati," katanya.

Sepanjang perjalanannya, Rbouhate menghadapi berbagai rintangan, dari hujan deras hingga panas gurun kering. Dia masih bersepeda melalui daerah pedesaan, bertahan di padang pasir dan suhu yang melebihi 50 derajat Celsius, yang terkadang membuatnya menunda perjalanannya.

Total jarak yang akan ia kayuh dari Maroko ke Arab Saudi melebihi 30.000 km. “Perjalanan ini adalah pengalaman saya yang mengubah hidup yang akan menguji tekad dan semangat saya. Itu tidak seharusnya mudah. Saya selalu berpikir tentang ayat Al-Qur'an ini sebagai prinsip saya sepanjang perjalanan: “Dan siapa pun yang bergantung pada Allah, maka dia cukup baginya. Sungguh, Allah akan mencapai tujuannya ”(QS At-Talaq: 3), “ katanya.

"A Journey for Peace" adalah slogan Rbhouhate memilih untuk menemaninya selama seluruh perjalanannya. Slogan ini mencerminkan keinginannya untuk menyebarkan perdamaian dan toleransi di setiap negara yang dilewatinya.

"Saya menyebutnya sebuah perjalanan untuk perdamaian karena semua orang bercita-cita untuk hidup dalam damai, dan saya selalu ingin menyebarkannya di semua negara Muslim. Selain itu, kedamaian adalah pendekatan dari nabi kit, karena itu, kita semua harus mengikuti ajaran ini, “ pungkas Rbouhate. (fau/mwn/dbs/foto: aboutislam)

Responsive image
Other Article
Responsive image