:
:
News
Direktur Diktis Kemenag Dorong Peningkatan Teknologi Informasi PTKIN

gomuslim.co.id- Direktur Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam (Diktis) Arskal Salim menilai, penguatan teknologi informasi (TI) di lingkungan kampus Islam perlu dilakukan. Hal demikian agar dapat memudahkan dan membuka akses yang lebih luas bagi civitas akademika kampus khususnya dosen dan mahasiswa.

Hal tersebut disampaikan Arskal Salim pada Focus Group Discussion (FGD) para Kepala Biro PTKN se Indonesia yang diselenggarakan oleh UIN Mataram, di Lombok. “Era dewasa ini serba digital. Jika tak diikuti dengan penguatan informasi dan teknologi maka boleh jadi menyulitkan dosen dan mahasiswa,” ujarnya, Kamis (05/07/2018).

Ia menuturkan, akan menempuh berbagai upaya, mulai dari menggandeng perusahaan operator jasa teknologi hingga menempatkan para ahli untuk mendukungnya. Tujuannya, membangun sistem yang bagus khususnya TI PTKIN dalam mendukung prinsip Tri Dharma Perguruan Tinggi (PT).

“Semuanya sekarang bahkan harus bisa dibaca dalam bentuk sistem jaringan. Dari database mahasiswa, dosen, hingga berbagai agenda mendukung pelaksanaan Tri Dharma PT. Ini yang saya sebut tanpa adanya penguatan sistem TI bisa jadi menyulitkan civitas akademika,” katanya.

Selebihnya, keberadaan sistem informasi yang memadai juga akan membantu masyarakat, utamanya untuk mencermati berbagai macam program dan layanan pendidikan di PTKN. Masyarakat akan dengan mudah membaca tentang sejauhmana perkembangan kampus ini.

Pengoptimalan sistem teknologi yang bagus bakal memiliki banyak manfaat untuk perguruan tinggi. “Keinginan ini juga sejalan memperkuat tingkat melek informasi di kalangan kampus PTKN,” tuturnya.

Selain itu, Penguatan Layanan Akademik dan Kemahasiswaan, bukan hanya dengan adanya sistem informasi yang mumpuni, namun harus sesuai dengan empat pilar misi PTKN, yaitu:

1. Keilmuan dengan melakukan pengembangan keilmuan, sains dan teknologi.

2. Keagamaan dengan menginternalisasi moderatisme keagamaan.

3. Keindonesiaan dengan meneguhkan ideologi dan identitas kebangsaan.

4. Kemasyarakatan dengan mentransformasi dan mendampingi masyarakat.

Karena itu, demi meghadapi isu besar PTKN seperti destinasi pendidikan Islam dunia, mainstreaming moderasi beragama, integrasi keilmuan dan penguatan taffaquh fiddin, melalui FGD Kepala Biro/Kabag se Indonesia ini akan terus memberikan pendampingan kepada perguruan tinggi.

Terkait pendampingan tersebut, berbagai kebijakan pengembangan PTKN, antara lain: transformasi tujuh STAIN menjadi IAIN, RPP Pendidikan Tinggi Keagamaan Negeri diharapkan tuntas di tahun 2018,  Pengelolaan PTKN sepenuhnya menjadi tanggung jawab Kemenag dan Disiplin keilmuan PTKN berbasis Integrasi Keilmuan untuk meningkatkan kapasistas dan kualitas pendidikan tinggi secara fleksibel, lintas ruang dan waktu.

“PTKN juga akan bekerjasama dengan perguruan tinggi luar negeri untuk membuka prodi yang mendukung dan sesuai zaman, ungkapnya. (njs/kemenag/foto:iainlangsa)

Responsive image
Other Article
Responsive image
gomuslim
Get it on the play store