:
:
News
Kunjungi Kompleks Masjid Al Aqsa, Ini Hal yang Dibahas Pangeran William dengan Presiden Palestina

gomuslim.co.id- Pewaris tahta Kerajaan Inggris, Pangeran William mengunjungi kompleks Masjid Al Aqsa di Yerusalem baru-baru ini. Kunjungan tersebut menjadi peristiwa bersejarah mengingat untuk kali pertama anggota keluarga Kerajaan Inggris setelah puluhan tahun.

Kedatangan Pangeran William ke salah satu tempat suci umat Islam tersebut sekaligus menutup rangkaian kunjungan resmi Kerajaan Inggris ke Timur Tengah. Pangeran William berjalan menjelajahi kompleks Masjid Al Aqsa yang dijaga oleh petugas keamanan Israel. Ditempat itu dia menyebut wilayah Palestina itu sebagai negara.

Menurut pejabat Inggris, kunjungan tersebut merupakan kali pertama yang dilakukan oleh anggota keluarga kerajaan ke kompleks yang mencakup bangunan Masjid Al Aqsa yang disucikan dan Kubah Batu beratap emas. Calon urutan kedua tahta Inggris itu juga menyempatkan diri mengunjungi Tembok Barat, tempat suci di mana penganut Yahudi diizinkan untuk berdoa.

Dalam pertemuan dengan Presiden Palestina Mahmud Abbas di Ramallah, pria bergelar Adipati Cambridge ini membahas masalah konflik Timur Tengah. "Saya sangat senang bekerja sama sangat kuat," kata Pangeran William kepada Abbas.

Semenjak Israel menduduki wilayah Yerusalem timur dalam Perang Enak Hari pada 1967, aktivis Yahudi telah berkampanye untuk hak berdoa di dalam kompleks masjid, menjadikan salah satu isu tunggal konflik Timur Tengah. Pangeran William juga menyempatkan diri mengunjungi dan meletakkan bunga di makam nenek buyutnya, Alice yang dimakamkan di Gereja St Magdalena yang juga berada di kota tersebut.

Kepada Pangeran William, Presiden Abbas juga menyampaikan bahwa Palestina tetap berkomitmen mewujudkan perdamaian dengan Israel melalui solusi dua negara. 

Apa yang dilakukan Pangeran William tersebut mengikuti jejak kakeknya, Pangeran Phillip yang juga pernah mengunjungi makam ibunya, Putri Alice pada 1994. Putri Alice juga menjadi salah satu tokoh yang dianggap berjasa oleh orang-orang Yahudi karena melindungi kaum Yahudi dari Nazi saat terjadinya Holocaust selama Perang Dunia II, yang disebut Righteous Among the Nations.

Namanya juga telah dimasukkan dalam memorial Yad Vashem pada 1993. "Saya merasa terhormat bahwa nenek buyut saya adalah salah satu dari Righteous Among the Nations," tulis Pangeran William dalam buku tamu pengunjung Yad Vashem. (njs/reuters/kompas/foto:tempo)

 

Responsive image
Other Article
Responsive image
gomuslim
Get it on the play store