:
:
News
Kemenag Imbau Warga Tidak Viralkan Alquran yang Diduga Salah Cetak

gomuslim.co.id- Baru-baru ini, tersiar dugaan Alquran yang salah cetak. Dalam hal ini Kementerian Agama (Kemenag) mengajak masyarakat atau netizen agar tidak ikut menviralkan ayat yang diduga salah cetak tersebut.

Hal ini disampaikan setelah tersebarnya foto lembaran Surat Al-Baqarah di media sosial. Direktur Urusan Agama Islam dan Pembinaan Syariah Kementerian Agama (Kemenag), Ahmad Juraidi mengatakan, dalam cetakan ayat Alquran yang viral itu tidak dijelaskan terkait lembaga atau percetakannya. Karena itu, sebelum mengetahui faktanya, dia berharap masyarakat tidak menyebarkanya.

"Untuk ayat Alquran yang katanya ada kesalahan jangan ikut memviralkan sebelum mengetahui benar faktanya, ayat berapa surat apa, penerbit atau pencetaknya, tahun berapa dan adakah tanda tashhihnya," tutur Juraidi, Selasa (19/06/2018).

Jika menemukan faktanya itu, kata Juraidi, sebaiknya masyarakat melaporkan langsung kepada Bimas Islam Kementerian Agama. Jika diterbitkan sebuah yayasan, maka harus dilaporkan langsung ke pihak yayasan tersebut.

“Kalau menemukan faktanya agar dilaporkan ke Kemenag. Cetakan Kemenag sendiri ditujukan kepada Dirjen Bimas Islam, jika cetakan dari masyarakat/lembaga/yayasan laporannya ditujukan kepad Kepala Balitbang dan Diklat Kemenag,” jelasnya.

Sementara itu, pihaknya akan menindaklanjuti surat kedua Alquran yang diduga salah cetak tersebut. Jika benar adanya, maka pihaknya akan mengkomunikasikan dengan penerbit yang mengeluarkannya.

"Insya Allah segera ditindaklanjuti agar yang bersangkutan menarik kembali peredaran Alquran dimaksud," ucapnya. (nat/dbs/foto:istimewa)

 

Responsive image
Other Article
Responsive image