:
:
News
Masjid Baiturrahman Aceh Kini Berusia Empat Abad

 gomuslim.co.id- Bumi Serambi Mekkah memiliki ikonnya yang khas yaitu Masjid Baiturrahman yang berdiri megah di tengah kota Banda Aceh. Dibangun pada 1612 oleh Sultan Iskandar Muda Mahkota Alam, Masjid Baiturrahman menjadi sejarah perjalanan Aceh selama 4 abad lebih tua dari umur Republik Indonesia.

Kolektor Manuskrip Kuno Aceh, Tarmizi Abdul Hamid mengatakan nama masjid diubah pada tahun 1957. Dari yang sebelumnya Masjid Raya Banda Aceh menjadi Masjid Raya Baiturrahman. Perluasan Masjid Raya Baiturrahman juga terus dilakukan. Pada 1991-1993, Gubernur Aceh Ibrahim Hasan melakukan perluasan meliputi halaman depan dan belakang serta masjid itu sendiri.

“Bagian masjid yang diperluas, meliputi bagian lantai masjid tempat sholat, perpustakaan, ruang tamu, ruang perkantoran, aula, dan tempat wudhu,” terang dia.

Sedangkan perluasan halaman meliputi taman dan tempat parkir serta satu buah menara utama. Sehingga luas ruangan dalam masjid menjadi 4.760 m2 berlantai marmer buatan Italia, jenis secara dengan ukuran 60 × 120 cm dan dapat menampung 9.000 jemaah.

Kini, dengan adanya perluasan, wajah baru Masjid Raya Baiturrahman memiliki 7 kubah, 4 menara, dan 1 menara induk. Sesuai dengan perkembangan, luas area Masjid Raya Baiturrahman lebih-kurang 4 hektare. Di dalamnya terdapat sebuah kolam dan menara induk.

Saat ini, Masjid Raya Baiturrahman tidak sekedar tempat pelaksanaan ibadah dan sholat, tapi juga menjadi salah satu destinasi wisata heritage Aceh. Berbagai pembenahan dan perbaikan terus dilakukan untuk memperkuat fungsi dan eksistensinya sebagai ikon kebanggaan masyarakat Tanah Rencong.

“Masjid raya ini merupakan situs sejarah yang harus dilindungi, dirawat, dan dijaga. Keberadaan masjid yang dirancang dengan arsitektur Timur Tengah ini menjadi suatu yang sakral dan menjadi kebanggaan bagi masyarakat Aceh,” ujar Tarmizi.

Keberadaan masjid ini juga menjadi ikon Bumi Serambi Mekkah. Karena itu, ada istilah yang menyebutkan belum sah menginjak kaki di Aceh jika belum berkunjung ke Masjid Baiturrahman. Para wisatawan yang berkunjung ke masjid kini tidak lupa mengabadikannya dengan berswafoto (selfie).

"Setelah direnovasi sekarang, orang Aceh sendiri harus bertanggung jawab. Tidak hanya megah saja, tapi harus memakmurkan. Harus beribadah di sana. Masjid Baiturrahman menjadi masjid yang paling masyhur di Aceh," tukasnya. (nat/detik/dbs/foto:detik)

Responsive image
Other Article
Responsive image