:
:
News
Genjot Bisnis Gadai Emas, Ini Target Bank Syariah Mandiri dan BRI Syariah 

gomuslim.co.id- Sektor bisnis gadai dan pembiayaan emas masih menjadi salah satu garapan utama PT Bank Syariah Mandiri (BSM). Tak tanggung-tanggung, anak usaha PT Bank Mandiri, Tbk ini menargetkan portofolio Gadai Emas mencapai Rp 3 triliun sampai akhir 2018.

Menurut Group Head Pawning Mandiri Syariah Mahendra Nusanto, gadai dan pembiayaan emas dinilai masih memiliki prospek bagus. Pihaknya mencatat, per 30 April 2018 portofolio Gadai Mandiri Syariah mencapai Rp 2,5 triliun. "Target sampai dengan Desember 2018 sebesar Rp 3 triliun," ujarnya baru-baru ini.

Lebih lanjut, ia menuturkan, minat masyarakat untuk gadai emas hingga saat ini masih tergolong tinggi. Hal itu tercermin dari omzet gadai yang terus meningkat di setiap bulannya. Tercatat, omzet pada bulan April 2018 saja sekitar Rp 2,6 triliun.

“Produk Gadai Mandiri Syariah dapat diakses di hampir seluruh outlet Mandiri Syariah di Indonesia. Produk ini dapat menjadi solusi penyediaan uang tunai secara aman, mudah dan murah,” katanya.

Sementara itu, Sekretaris Perusahaan PT Bank BRI Syariah Tbk, Indriati Tri Handayani, mengatakan, produk terkait emas bukan merupakan core bisnis BRI Syariah. Saat ini, BRI Syariah memiliki dua produk terkait emas yakni Produk gadai emas (Qard Beragun Emas/QBE) dan produk pembiayaan Kepemilikan Emas (PKE).

"Dua produk ini tersedia lebih merupakan produk pelengkap untuk memenuhi kebutuhan nasabah," kata Indri.

Khusus selama bulan Ramadhan dan lebaran ini, BRI Syariah telah menyiapkan program khusus untuk produk QBE dan PKE. Program khusus bulan Ramadhan tersebut berupa biaya sewa spesial atau penurunan biaya margin gadai emas. "Biaya sewa kami turunkan 1 persen selama jangka waktu untuk pencairan bulan Ramadhan," jelasnya.

Indri menyebutkan, hingga April 2018 outstanding pembiayaan gadai (Qard Beragun Emas) dan pembiayaan kepemilikan emas mencapai Rp 157 miliar. Dia menargetkan outstanding sampai akhir tahun sebesar Rp 172 miliar.

Menurutnya, strategi penjualan produk gadai saat ini lebih pada memelihara nasabah eksisting. Beberapa kantor cabang yang memiliki protofolio gadai yang besar di antaranya Palembang, Surabaya, dan Malam. Wilayah pemasaran Surabaya mencakup juga Madura yang dikenal memiliki potensi gadai tinggi. (njs/rep/foto:uangteman)

Responsive image
Other Article
Responsive image
gomuslim
Get it on the play store